Merasa Profesinya Dinistakan, Wartawan Didampingi 15 Pengacara Laporkan PJ Bupati Tapteng ke Poldasu

Sugiatmo - Rabu, 07 Februari 2024 06:33 WIB
Merasa Profesinya Dinistakan, Wartawan Didampingi 15 Pengacara Laporkan PJ Bupati Tapteng ke Poldasu
analisamedan/gustan
Wartawan JML bersama 15 Pengacara tunjukkan SPTL, usai melaporkan Pj Bupati Tapteng di depan kantor SPKT Poldasu

analisamedan.com - Merasa profesinya dinistakan, wartawan senior di Medan JML didampingi 15 pengacara melaporkan Pj Bupati Tapanuli Tengah Sugeng Riyanta ke Polda Sumut.

JML bersama 15 pengacara dari Pengurus Besar Perkumpulan Advokat Sumatera Utara (PB-PASU) diterima petugas kepolisian di ruang SPKT Mapoldasu, Selasa (6/2/2024)

"Laporan itu terkait dengan tindak pidana penyebaran berita bohong yang telah dilakukan Pj Bupati Tapteng disalah satu grup WA dengan kalimat "Wartawan memeras dan tukang tipu".

"Hal ini jelas sangat merendahkan profesi yang selama ini saya geluti, apalagi saya merasa tidak seperti apa yang dituduhkan Pj Bupati Tapteng, agar tidak terulang lagi kepada pihak lain maka saya merasa perlu untuk membuat laporan kepada aparat penegak hukum," ungkap JML usai menyampaikan laporannya.

Dikatakannya , apa yang telah dilakukan Pj Bupati Tapteng ini diduga telah melanggar UU Nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam pasal 14 dan/atau 310 yakni tindak pidana penyebaran berita bohong.

Terlapor Pj Bupati Tapteng dinilai telah merendahkan profesi wartawan dengan menyebarkan berita bohong saat berada diaula dinas kesehatan Pemkab Tapteng, bahkan videonya telah viral beredar dimedia social.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru