Pengurus MUI Sumatera Utara Dikukuhkan
analisamedan.com - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Anwar Iskandar diwakili Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Pusat, KH Amirsyah Tambunan, mengukuhkan Dewan Pimpinan, Pengurus Komisi, Badan dan Lembaga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara Masa Khidmat 2025-2030 di Gelanggang Mahasiswa UIN Sumatera Utara, Jalan Sutomo, Medan, Kamis (29/1/2026).
Pada pelantikan berlangsung khidmat itu lebih dari 400 pengurus, mulai dari pimpinan, pengurus komisi, badan dan lembaga dilantik dan diambil sumpahnya.
Ketua panitia pengukuhan Drs H Palid Muda Harahap, MA kepada analisamedan.com menyampaikan, ada 39 unsur pimpinan dan sekitar 400 pengurus di komisi-komisi. "Insya Allah dengan niat dan tekad yang sama bergabung di MUI Sumatera Utara, untuk memperluas ladsng ibadah dan memperluas serta menguatkan dakwah demi kepentingan bangsa dan negara," kata Palid.
Ketua Umum MUI Sumut, Dr H Maratua Simanjuntak dalam sambutan menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak, tokoh dan para pemangku kepentingan yang mendukung MUI Sumut. Menurutnya, dua kelompok atau elemen umat harus bersatu untuk mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan umat, yakni ulama dan umara (pemimpin).
Maratua mengajak semua pengurus MUI Sumut Masa Khidmat 2025-2030 bersama bergandengan tangan, mewujudkan cita-cita dan mewujudkan peradaban Islam yang rahmatan lil 'alamin di Sumatera Utara.
Sementara Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sumut, Prof Agussani menyampaikan harapannya agar pengurus yang terpilih dapat melaksanakan tugas dan amanah jabatan organisasi keulamaan ini dengan baik.
Karena itu sinergi antara Dewan Pertimbangan dengan Dewan Pimpinan merupakan kunci utama agar MUI dapat lebih kokoh dalam menjalankan amanah yang diembannya.
Sekretaris Jendral MUI Pusat, KH Amirsyah Tambunan menyampaikan pesan penting bahwa, tugas sebagai ulama tidaklah mudah dan tugas keulamaan harus dijalankan hingga akhir hayat. Maka dari itu perlu berserah diri kepada Allah agar menjalankan tugas MUI untuk melayani umat dan untuk mengangkat martabat umat muslim guna mewujudkan kesejahteraan bagi umat mayoritas di negeri ini.
Selain sebagai pelayan umat, lanjutnya, MUI juga harus bisa tampil sebagai mitra yang sejajar bagi umara yakni pemimpin pemerintahan. Sembari berpesan jangan sampai umat terpecah belah.
Gubsu, Bobby Nasution diwakili Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Achmad Fadly, SSos, MSP menyampaikan, MUI adalah wadah musyawarah cendekiawan muslim dan juga penjaga moral umat, penuntun kehidupan beragama yang sejuk serta mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni sosial.
Kehadiran MUI menjadi sangat penting sebagai penjernih, penyejuk dan penuntun arah kehidupan keagamaan yang moderat, damai dan mencerahkan.
Amanah ini, kata gubernur, bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab moral dan spiritual untuk membimbing umat, menjaga akidah, memperkuat akhlak serta menghadirkan solusi atas berbagai soalan keumatan.
Ketua Umum MUI Medan Sampaikan Pesan Kedamaian dan Jaga Kondusivitas
Ketum MUI Kota Medan Ingatkan Keyakinan Ijtihad dan Saling Menghargai
Menanti Kinerja MUI Sumatera Utara
Rais dan Ketua PCNU Tapanuli Tengah Telah Terpilih, Konfercab Berjalan Lancar
Maratua Simanjuntak Pimpin MUI Sumut Masa Khidmat 2025-2030, Berikut Susunan Kepengrusannya