Sampah Menumpuk Di Pasar Sadabuan, Pedagang: Bantu Kami Pak, Omzet Makin Berkurang Karena Baunya

Amir Hamzah Harahap - Senin, 05 Oktober 2026 17:11 WIB
Sampah Menumpuk Di Pasar Sadabuan, Pedagang: Bantu Kami Pak, Omzet Makin Berkurang Karena Baunya
analisamedan.com -Akibat sampah menumpuk dan tidak diangkut, di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pasar Inpres Sadabuan, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan menebarkan aroma tidak sedap, dilokasi itu juga banyak lalat besar berterbangan dan mengeluarkan air limbah sehingga mengganggu aktivitas perdagangan masyarakat, Senin (05/10/2026).

Para pedagang makanan dan kuliner serta buah-buahan mengeluhkan kondisi ini. sebab, banyak calon pembeli yang batal berbelanja karena harus melewati TPS itu dan merasa jijik. Pasalnya TPS itu sendiri letaknya persis disudut blok pedagang.

Seperti diutara salah seorang pedagang, B Hasibuan yang menuturkan gunungan sampah setinggi dua meter itu membuat pandangan dan aroma tidak sedap dan menyebar kedalam pasar.

"Kalau bisa bang bantulah kami. Karena dagangan kami inilah sumber pencarian kami untuk menghidupi keluarga. Bagimanalah omzet kami naik jika kondisi begini, malah yang ada menurun. Dan lama-lama pembeli tidak datang lagi kesini karena aroma sudah menyebar kemana-mana" Keluhnya.

Hal senada juga diungkapkan salah seorang pedagang bernama Marni (53).

"Harapan kami agar secepatnya diangkut biar tidak semakin menganggu aktivitas jual-beli dipasar ini. Kami siap kok memberikan partisipatif untuk kebersihan pasar. Intinya bang, ekonomi kami para pedagang bergantung pada iklim pasar. Serta kami tidak menyudutkan saudara kami yang di Dinas Lingkungan Hidup, kami hanya menyampaikan keinginan kami untuk menciptakan pasar yang bersih dan sehat. Makasih bang sudah datang kepasar ini" Kata perempuan penjual makanan di Pasar Inpres Sadabuan sembari menawarkan teh manis dingin kepada media.


Konfirmasi Ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Padangsidimpuan

Usai datang langsung ke pasar melihat kondisi sampah, Awak Media langsung melakukan konfirmasi ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Padangsidimpuan untuk menanyai langsung apakah ada kendala pengangkutan.

Pihak dinas menyatakan bahwa sampah tersebut segera diangkut oleh petugas, sehingga diharapkan tidak lagi menumpuk dan mengganggu aktivitas masyarakat maupun para pedagang di kawasan pasar.

Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru