Akhirnya, Jembatan Sei Air Tenang ‘Makan’ Korban

El-Khair - Rabu, 12 Juni 2024 01:43 WIB
Akhirnya, Jembatan Sei Air Tenang ‘Makan’ Korban
dok.analisamedan.com
Truk bermuatan galian C terjun ke sungai setelah dasar jembatan Sei Ar Tenang bagian pangkalnya ambruk.

analisamedan.com -
Setelah kurun waktu cukup lama tidak 'digubris' pemerintah dengan kondisinya yang rusak parah, akhirnya jembatan Sei Air Tenang pembatas wilayah antara Kecamatan Batangserangan dengan Padangtualang, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, tepatnya di Desa Sukaramai dan Kelurahan Batangserangan, 'makan' korban, Selasa (11/6).

Jembatan yang sekira 3 tahun terakhir mengalami rusak dan sangat meresahkan masyarakat terutama para pengendara saat melintas, sekira Pukul 17.20 Wib ambruk pada bagian pangkal dari arah Kota Stabat setelah sebuah truk bermuatan galian C pasir batu (sirtu) melintas.

Warga sekitar dikejutkan dengan suara yang ditimbulkan ambruknya bagian tengah jembatan setelah besi-besi penyangga bagian dasarnya patah tak kuat menahan beban menyebabkan truk terjun bebas ke sungai.

"Suaranya keras kali terdengar. Jadi heboh lah" ungkap salah seorang warga yang menambahkan kondisi jembatan itu sudah lama rusak bahkan sempat berkali-kali didemo, tapi tidak ada realisasi perbaikannya.

Bahkan analisamedan.com yang sempat melintas beberapa waktu lalu saat mengunjungi obyek wisata Tangkahan, dasar jembatan tersebut memang rusak parah. Kendaraan yang melintas harus saling bergantian baik dari arah Kota Stabat menuju Tangkahan atau sebaliknya.

Sejumlah warga yang memandu rekayasa lalulintas saat itu mengatakan, percuma kondisi jembatan tersebut difoto karena tidak bakal segera diperbaiki. Pasalnya, sudah banyak media memberitakan bahkan sempat didemo serta telah ditinjau langsung Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Syah Afandin saat masih aktif.

Tidak ada korban jiwa berujung kematian dalam peristiwa itu. Hanya truk bermuatan galian C saja yang kondisinya terjun bebas dengan posisi bagian bak ke bawah kepala truk ke arah atas.(air)

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru