Buaya Masuk Jaring Nelayan di Tapteng
Kronologi terjaringnya buaya muara tersebut pada Selasa (08/08) pukul 10.00 WIB.
Dimana seorang nelayan bernama Berto Hutagalung seperti biasa berangkat mencari ikan di laut.
"Waktu itu sekitar jam 9 aku berangkat dari Desa Tapian Nauli III naik perahu kutuk-kutuk ke Pulau Gadong untuk mengecek perangkap ikan yang kupasang," kata Berto Hutagalung.
Saat tiba diperangkap ikannya, Berto mencek kondisi jaring apakah ada ikan yang terperangkap.
Namun saat menarik jaring, dirinya melihat ada buaya yang terperangkap.
"Sampai aku di sana nampakku se-ekor buaya di jaring ikanku itu," ungkapnya.
Kaget dengan temuan itu, Berto pun langsung bergegas meninggalkan perangkap ikan untuk memanggil temannya yang bernama Aris Hutagalung. Mereka kemudian bersama-sama dan kembali ke lokasi.
"Setelah kami tangkap buayanya, kami bawa ke darat untuk diamankan. Terus kami laporkanlah sama camat, lurah dan babinsa," sambung Berto.
Saat ini buaya tersebut sudah diserahkan ke petugas BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Sumatera Utara untuk dibawa ke penangkaran UD Alian Riswan di Kabupaten Asahan. Penyerahan buaya disaksikan oleh Camat Tapian Nauli Rinaldy Siregar, Lurah Tapian Nauli II Hotma, Babinsa Serka A Manurung, dan warga.
TFR Tapteng Masih Tinggi, BKKBN Sumut Dorong Penguatan Peran PKB
Bupati Tapteng Ancam Ambil Alih Sumber Air ke Sibolga, Pemuda Ingatkan Jangan Picu Konflik
Lurah dan Kades Dicopot Usai Ucapkan Terima Kasih ke Bakhtiar Sibarani, NasDem Desak Gubsu Tegur Bupati Tapteng
Rahmansyah Sibarani Desak Pemprov Sumut Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Guardrail di Sibolga-Tapteng
Ayah di Tapteng Sekap Dua Anaknya Dengan Parang Ditangan Hanya Karena Masalah Keluarga