Bupati Palas Serahkan Bantuan ke Pondok Lansia yang Terbakar

Sugiatmo - Rabu, 09 April 2025 20:37 WIB
Bupati Palas Serahkan Bantuan ke Pondok Lansia yang Terbakar
analisamedan/ibnu
Bupati Palas,Putra Mahkota Alam Hasibuan serahkan bantuan kepondok panti jompo yang hangus tetbakar.

analisamedan.com - Bupati Padanglawas (Palas) Putra Mahkota Alam Hasibuan,SE ,sambangi lokasi kebakaran puluhan unit rumah Pondok Panti Jompo Hj Aminah,di Lingkungan I, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kabupaten Padanglawas,Rabu (9/4/2025) pagi sekira pukul 05.30 WIB.

Bangunan pondok yang ditempati para lansia itu, rata dengan tanah. Diperistiwa kebakaran tidak ada korban jiwa.

Peristiwa kebakaran pondok Panti Jompo tersebut,langsung mendapat perhatian Bupati dan Wakil Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan- Achmad Fauzan Nasution,menyerahkan bantuan sembako, selimut, dan uang tunai.

Secara simbolis, bantuan ini langsung diterima Ketua dan Sekretaris pengelola pondok parsulukan, H Hamzah Harahap dan H M Rido Harahap.

Peninjauan kelokasi kebakaran oleh Bupati dan Wakil Bupati Palas, turut serta sejumlah anggota DPRD Palas, dilokasi kebakaran hanya tersisa puing -puing kayu dan seng kebakaran.

Bupati menyakini pondok-pondok lansia ini akan terbangun kembali sehingga para orang tua yang sudah lanjut usia dari berbagai kecamatan bisa kembali berpondok untuk kegiatan ibadah.

"Kita berdoa, pondok -pondok panti jompo ini secepatnya terbangun agar para orang tua kita bisa kembali untuk melaksanakan kegiatan keagamaan," katanya.

Berdasarkan keterangan pengelola parsulukan, ada sekitar 47 unit pondok yang akan dibangun ulang. Diperkirakan menelan biaya Rp900 Juta.

"Karena kalau dihitung pembangunannya Rp15 juta per unit. Ditambah lagi isi pondok yang habis semuanya terbakar," jelas H Hamzah.

Pasca kejadian itu, ada 25 lansia terpaksa dipulangkan ke keluarga masing-masing karena pondok yang ditempati telah hangus terbakar.

"Kita telpon keluarga masing-masing untuk menjemput para orang tua," ujar H Rido.

Tidak diketahui pasti penyebab kebakaran. Hanya saja, didug penghuni pondok ada yang lupa mematikan api kompor sehingga menyebabkan kebakaran," katanya.

Peristiwa kebakaran itu,terjadi disaat para penghuni pondok sedang melaksanakan sholat subuh berjemaah.Hampir semua pondok yang jumlah mencapai 51 pondok hangus terbakar, tandas H.Rido Harahap. (Ibnu).


Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru