Imran Sah Sampaikan Bela Sungkawa Atas Musibah Hanyutnya Santri di Tapsel
Amir Hamzah Harahap - Jumat, 03 Maret 2023 20:14 WIB
analisamedan.com -H. Imran Sah Ritonga, Eng, SH.I Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan menyampaikan belasungkawa dan turut berduka cita atas musibah santri yang menjadi korban hanyut di Sungai Parsariran, Tapsel.
Musibah banjir yang menimpa enam santri Ponpes Syekh Akhmad Basyir di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan pada Jum'at siang pukul 14.00 WIB, (03/03/2023).
Dari enam korban yang merupakan santri kelas VII, empat orang selamat, satu meninggal dunia dan salah seorang santri masih dalam pencarian.
"Innalillahi Wa Inna Ilahi Rajiun. Semoga keluarga diberi kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. InsyaAllah Husnul Khatimah" Ucap Imran Sah Ritonga Anggota DPRD dari Fraksi PPP DPRD Kota Padangsidimpuan.
H. Imran Sah yang juga dikenal dekat dengan kalangan pesantren ini sangat mengetahui betul duka yang mendalam bagi keluarga.
"Tentunya kita doakan keluarga sabar dan Husnudzon atas peristiwa ini" Harap Imran Sah.
Sebelumnya
Banjir bandang terjadi di Sungai Parsariran, Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan pada pukul 14.00 WIB yang mengakibatkan 6 Korban, Jum'at (03/03/2023).
"Korban 6 Orang. 4 Kritis dan sudah sadar, satu meninggal dunia dan satu lagi masih dalam pencarian" Kata Kapolsek AKP. Tona S
Ke-enam korban tersebut merupakan Santri Ponpes Syekh Akhmad Basyir yang sedang mandi di sungai tersebut.
"Korban merupakan santri pondok pesantren. Karena PAM mati mereka mandi ke sungai" Ucap Kapolsek
Berikut Nama-Nama Korban:
1. Windi Br Hutapaea (12) santri kelas VII dari Desa Aek Pardomuan, Kecamatan Angkola Sangkunur (luka ringan).
2. Sri Nazwa Sahbia Br Siregar (12) santri kelas VII, warga Wek III, Kecamatan Batang Toru (luka ringan).
3. Silha Br Daulay (13) Santri kelas VII, dari Desa Gapuk Tua, Kecamatan Marancar (luka ringan).
4. Amanda Br Rambe (12) santri kelas VII, dari Desa Pangarongan, Kecamatan Angkola Sangkunur (sehat).
5. Juria (12) santri kelas VII, dari Desa Simataniari, Kecamatan Angkola Sangkunur (meninggal dunia).
6. Disra Novia (12) santri kelas VII, Desa Pangarongan, Kecamatan Batang Toru (dalam pencarian).
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar