Mirip Meksiko! Geng Motor di Sidimpuan Bacok Warga Saat Makan Diangkringan

Amir Hamzah Harahap - Selasa, 28 Juli 2026 13:00 WIB
Mirip Meksiko! Geng Motor di Sidimpuan Bacok Warga Saat Makan Diangkringan
analisamedan.com -Reza Azhari (24) Warga Padangsidimpuan dilarikan ke Rumah Sakit setelah dibacok lima orang pemuda (geng) saat sedang menikmati makanan angkringan di Jalan Merdeka, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Selasa (28/08/2026).

Kronologi bermula saat korban Azhari warga Jalan P. Ali Basa ini singgah sebentar untuk makan pada pukul 02.20 WIB.

Dari keterangan pemilik angkringan, Mukti Harahap, warga Gang Raya, Kelurahan Batang Ayumi Julu, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika tiga orang pemuda melintas menggunakan sepeda motor.

Menurut Mukti, ketiga pemuda tersebut diduga telah mengonsumsi minuman beralkohol. Mereka kemudian berhenti di sekitar tempat usahanya yang berada di depan Toko Gembira Ria Elektronik.
Saat itu, sejumlah pekerja angkringan sedang melakukan persiapan untuk menutup tempat usaha.

"Tiga orang pemuda datang menggunakan sepeda motor. Mereka diduga telah mengonsumsi minuman beralkohol, kemudian melontarkan kata-kata kasar dan bernada intimidasi kepada salah seorang anggota kami yang sedang menutup jualan," ujar Mukti kepada wartawan saat ditemui di mapolres Padangsidimpuan..

Salah seorang pekerja angkringan kemudian menegur tindakan tersebut karena tidak menerima perkataan yang dilontarkan. Ketiga pemuda itu selanjutnya meninggalkan lokasi.

Setelah keadaan sempat mereda, para pekerja kembali melanjutkan aktivitas menutup tempat usaha.

Mukti mengaku tidak mengenal para pemuda tersebut dan tidak mengetahui adanya persoalan sebelumnya.
"Sebelumnya kami tidak mengenal mereka dan tidak pernah mempunyai masalah. Kami heran mengapa mereka tiba-tiba datang dan berkata kasar," katanya.


Kembali Datang Membawa Senjata Tajam dan Batu

Sekitar setengah jam setelah kejadian awal, menurut Mukti, sejumlah orang kembali mendatangi lokasi menggunakan beberapa sepeda motor.

Jumlah mereka diperkirakan sekitar lima orang. Salah seorang di antaranya diduga membawa senjata tajam, sedangkan beberapa lainnya membawa batu.

"Kurang lebih setengah jam kemudian, mereka datang kembali menggunakan beberapa sepeda motor.

Jumlahnya sekitar lima orang. Salah seorang membawa senjata tajam dan yang lainnya membawa batu," ungkap Mukti.

Melihat kedatangan kelompok tersebut, beberapa pekerja dan warga yang berada di sekitar angkringan berusaha menyelamatkan diri.

Namun, korban yang saat itu berada di sekitar lokasi tetap bertahan karena merasa tidak terlibat dalam perselisihan sebelumnya.

Dalam keributan lanjutan tersebut, korban diduga terkena sabetan senjata tajam pada bagian samping pinggang sebelah kiri.

Akibat luka bacok itu, korban langsung dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan untuk mendapatkan pertolongan medis. Luka korban kemudian mendapatkan penanganan berupa sekitar 25 jahitan.

Keterangan pemilik angkringan tersebut masih menjadi bagian dari informasi awal yang perlu dicocokkan penyidik dengan keterangan korban, saksi-saksi, pihak-pihak yang diamankan, serta barang bukti lainnya.


Kasat Reskrim: Peran Masing-Masing Masih Didalami

Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Hasiholan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang telah diamankan.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui keterlibatan dan peran masing-masing orang dalam kejadian tersebut, termasuk pihak yang diduga membawa maupun menggunakan senjata tajam.

"Sejumlah orang yang diduga terlibat telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan. Penyidik sedang mendalami peran masing-masing serta mengumpulkan alat bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut," ujar AKP Hasiholan.


Terduga Pelaku Dikejar hingga Kawasan Kompleks DPR

Setelah memperoleh informasi mengenai ciri-ciri serta arah pelarian pihak-pihak yang diduga terlibat, personel gabungan Polres Padangsidimpuan langsung melakukan pengejaran.

Para terduga pelaku diketahui bergerak menuju kawasan Kompleks DPR. Petugas kemudian menyisir sejumlah titik yang dicurigai menjadi tempat mereka bersembunyi atau berkumpul.

Dalam pengejaran tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan peristiwa pengeroyokan dan pembacokan.

Petugas turut menemukan dan mengamankan sebilah parang yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut.
Seluruh orang yang diamankan beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polres Padangsidimpuan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Langkah cepat personel gabungan tersebut memperlihatkan kesigapan kepolisian dalam merespons laporan masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan lanjutan di sekitar lokasi.

Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru