Penuh Sukacita, Keluarga Besar Rutan Palas Rayakan Natal

Sugiatmo - Selasa, 10 Desember 2024 21:04 WIB
Penuh Sukacita, Keluarga Besar Rutan Palas Rayakan Natal
analisamedan/ibnu
Perayaan Natal bersama Keluarga Besar Rutan Kelas II B Sibuhuan berjalan dengan lancar dan kondusif ditutup dengan foto bersama.

analisamedan.com - Dengan penuh sukacita, Keluarga Besar Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Sibuhuan Kanwil Imigrasi dan Permasyarakatan Sumut melaksanakan perayaan Natal bersama.

Acara perayaan Natal dilaksanakan bersama seluruh petugas dan keluarga, Senin(9/12/2024) diwarnai dengan pemberian tali asih kepada sesepuh atau pensiunan Rutan antara lain, DJ Sihombing dan istri serta E.Manik dan Istri.

Adapun tema Natal bersama tahun 2024 keluarga besar Rutan Kelas II B Sibuhuan "Aku Datang Bukan Dilayani Tetapi Untuk Melayani".

Dalam perayaan Natal bersama ini turut hadir Kepala Rutan Kelas II B Sibuhuan Kanwil Imigrasi dan Permasyarakatan Sumut,Chandra Sudarto Simbolon,SH,MH didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan,RTH, Sinaga,SH dan Kepala Pengamanan Rutan(KPR) Pesta Halomoan Marpaung,SH serta seluruh pegawai Rutan.

Kepala Rutan Kelas II B Sibuhuan Kanwil Imigrasi dan Permasyarakatan Sumut, Chandra Sudarto Simbolon,SH,MH mengucapkan, selamat Natal bagi seluruh petugas dan pegawai yang merayakannya.

Jadikan natal ini sebagai momen menghayati kelahiran Tuhan Yesus. Mari sama-sama menghayati kasih Tuhan yang terbatas yang selalu mengampuni umat manusia.

"Begitu juga khususnya bagi seluruh pegawai yang merayakan Natal agar selalu memiliki sikap saling mengampuni sesama manusia dan saling mengasihi satu sama lain", ucap Chandra Sudarto.

Sementara itu, khotbah Pendeta,CP Sihombing,S.SI,MTH menyampaikan, Markus 10:45 (TB)"Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani,".

Ia juga menyampaikan, kedatangan Yesus ke dunia ini hanya untuk melayani bukan untuk dilayani. Pengajaran ini hendak menjadi gaya hidup kita sebagai hamba-Nya.

"Melayani dapat mencakup pelayanan di hadapan umum seperti berkotbah dan mengajar, tetapi dapat juga mencakup pelayanan lainnya," ucapnya.

Dalam khotbahnya Pendeta Sihombing menyebutkan, melayani dapat terlihat nyata di hadapan orang banyak seperti memimpin nyanyi, tetapi dapat pula tidak terlihat oleh orang banyak seperti mengatur kursi gereja.

"Tuhan menghendaki setiap orang percaya melayani. Ketika Tuhan memanggil orang-orang pilihan-Nya, Ia tidak memanggil mereka untuk menganggur saja. Sewaktu kita dilahirkan kembali dan dosa-dosa kita diampuni, darah Tuhan Yesus Kristus menyucikan hati nurani kita (Ibr. 9:14)," tutup mengakhiri khotbahnya. (Ibnu).

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru