Sutarto Desak Pemerintah Sumut Bertindak Serius Atasi Banjir dan Longsor
Sutarto menilai banjir di Sumatera Utara telah menjadi persoalan klasik akibat lemahnya sistem mitigasi dan penanganan yang cenderung sporadis. Di banyak daerah, kata dia, banjir disebabkan oleh aliran kiriman dari kawasan pegunungan yang bertemu dengan drainase perkotaan yang buruk.
"Pemerintah daerah harus mengaktifkan sistem early warning system di sungai-sungai dan titik rawan banjir agar masyarakat bisa melakukan antisipasi dini," ujarnya.
Ia juga menyoroti kondisi sungai-sungai yang dangkal akibat sedimentasi, seperti Sungai Deli, Babura, dan Belawan. Sutarto mendorong dilakukan pengerukan dan normalisasi secara lintas sektor, melibatkan Pemda, Pemprov, dan Balai Wilayah Sungai (BWS) yang merupakan kewenangan pemerintah pusat.
Selain itu, Sutarto meminta BPBD Sumut dan seluruh pihak terkait agar proaktif mengantisipasi potensi longsor, terutama di ruas jalan nasional, provinsi, dan kabupaten. Ia juga mendorong terbentuknya koordinasi hingga tingkat desa, agar laporan bencana bisa segera ditangani.
Libur Sekolah Tiba, Ribuan Anak dan Keluarga di Sumut Mulai Padati Kereta Api
MUI Sumatera Utara Gelar Seminar Nasional Penguatan Ekonomi dan Bisnis Umat
Ribuan Peserta Ikuti Gerak Jalan Sehat Gebyar Muharram 1448 H MUI Sumut
Fraksi Golkar Pertanyakan Realisasi Pendapatan dan Belanja APBD Kota Medan 2025
Fraksi PSI DPRD Medan Minta Pemko Hitung Beban APBD dari Operasional BRT Mebidang