TFR Tapteng Masih Tinggi, BKKBN Sumut Dorong Penguatan Peran PKB
Selain itu, capaian Modern Contraceptive Prevalence Rate (mCPR) Tapanuli Tengah yang berada di angka 47,6 persen juga dinilai masih perlu ditingkatkan karena turut memengaruhi capaian provinsi yang saat ini berada pada angka 50,5 persen.
"Kita perlu strategi yang lebih inovatif dan pendekatan yang lebih efektif agar penggunaan kontrasepsi modern dapat meningkat. Peran PKB di lapangan menjadi sangat penting dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat," tambahnya.
Dr. Fatmawati juga mendorong PKB Tapanuli Tengah untuk terus meningkatkan kinerja agar pelaksanaan Program Bangga Kencana dan program Quick Win dapat berjalan maksimal. Ia menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini telah terjalin dengan baik.
BKKBN Sumut Perkuat Mutu Pelayanan KB dan Tata Kelola Alokon
Menteri Wihaji Lantik Ari Armawan sebagai Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut
Launching Pemutakhiran Data Keluarga 2026 di Simalungun, Kaper BKKBN Sumut Tekankan Akurasi Data
Perkuat Program Sehati Bunda, BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
Hangat dan Penuh Haru, BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati