Farid Wajdi Sindir Pemerintah Medan: “Sibuk Gaya, Lupa Kerja”

Gustan Pasaribu - Minggu, 26 Oktober 2025 12:04 WIB
Farid Wajdi Sindir Pemerintah Medan: “Sibuk Gaya, Lupa Kerja”
dok.analisamedan.com
Farid Wajdi Founder Ethics of Care/Anggota Komisi Yudisial 2015-2020

Menurutnya, tali mandat yang menghubungkan rakyat dan wakilnya sudah putus di tengah jalan. Demokrasi, kini hanya menjadi formalitas tanpa substansi. "Warga Medan Harus Sadar Hak Mereka Bukan Sedekah" . Pentingnya kesadaran publik terhadap hak-hak warga kota. Ia menilai warga sering kali bersikap pasif dan menganggap pelayanan publik sebagai bentuk belas kasihan pemerintah.

"Ketika rakyat membayar pajak, itu adalah bentuk kepercayaan kepada negara. Pajak bukan sedekah. Tapi kalau kepercayaan itu dikhianati, rakyat berhak menggugat secara moral, politik, bahkan hukum," tuturnya.

Ia menyerukan agar masyarakat Medan lebih aktif menuntut transparansi penggunaan pajak dan mengawasi proyek-proyek infrastruktur. "Kota ini tidak rusak karena kurang dana, tapi karena pemimpinnya kehilangan malu dan legislatifnya kehilangan nurani," ucap Farid dengan nada tegas.

Farid mengajak warga Medan untuk tidak diam terhadap situasi yang terjadi. Menurutnya, perubahan hanya bisa lahir dari tekanan publik yang konsisten. "Kota ini tidak akan berubah karena pidato, tapi karena tekanan warga yang sadar haknya. Medan tidak kekurangan uang, yang hilang adalah keberanian untuk bertanggung jawab," pungkasnya.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru