Farid Wajdi Sindir Pemerintah Medan: “Sibuk Gaya, Lupa Kerja”
Menurutnya, tali mandat yang menghubungkan rakyat dan wakilnya sudah putus di tengah jalan. Demokrasi, kini hanya menjadi formalitas tanpa substansi. "Warga Medan Harus Sadar Hak Mereka Bukan Sedekah" . Pentingnya kesadaran publik terhadap hak-hak warga kota. Ia menilai warga sering kali bersikap pasif dan menganggap pelayanan publik sebagai bentuk belas kasihan pemerintah.
"Ketika rakyat membayar pajak, itu adalah bentuk kepercayaan kepada negara. Pajak bukan sedekah. Tapi kalau kepercayaan itu dikhianati, rakyat berhak menggugat secara moral, politik, bahkan hukum," tuturnya.
Ia menyerukan agar masyarakat Medan lebih aktif menuntut transparansi penggunaan pajak dan mengawasi proyek-proyek infrastruktur. "Kota ini tidak rusak karena kurang dana, tapi karena pemimpinnya kehilangan malu dan legislatifnya kehilangan nurani," ucap Farid dengan nada tegas.
Farid mengajak warga Medan untuk tidak diam terhadap situasi yang terjadi. Menurutnya, perubahan hanya bisa lahir dari tekanan publik yang konsisten. "Kota ini tidak akan berubah karena pidato, tapi karena tekanan warga yang sadar haknya. Medan tidak kekurangan uang, yang hilang adalah keberanian untuk bertanggung jawab," pungkasnya.
DPRD Medan Minta Pemko Beri Perhatian Pembangunan Medan Utara
Fraksi PSI DPRD Medan Minta Pemko Hitung Beban APBD dari Operasional BRT Mebidang
UMI Medan Wisuda 438 Lulusan, Rektor : Lulusan Harus Cerdas, Religius dan Bermoral
DPRD Medan Ungkap, Pemko Sewa Lahan Selama 30 Tahun hanya Rp22 Ribu
DPRD Medan Sebut Aset Pemko Medan Dikuasai Pihak Lain