Geopark Kaldera Toba "Dinilai Ulang" Juli Mendatang

Tim Unesco dan BP Geopark Kaldera Toba Bertemu Gubsu
Frans Zul Sianturi - Rabu, 15 Maret 2023 16:06 WIB
Geopark Kaldera Toba "Dinilai Ulang" Juli Mendatang
istimewa
Tim Unesco dan BP TCUGG Diterima Gubsu
analisamedan.com - Untuk semakin memantapkan pelaksanaan revalidasi Geopark Kaldera Toba, tim Unesco yang terdiri dari Prof. Ibrahim Komoo yang menjabat Vice President Global Geopark Network Unesco bersama Prof. Norzaini Azman dan Ir. Hanang Samodra MSc bertemu dengan Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi yang diwakili Asisten II, Agus Tripriyono di ruang kerjanya Kantor Gubsu kemarin.

Kedatangan tim Unesco ini juga didampingi oleh Ketua Umum BP TCUGG yang juga Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatra Utara, Zumry Sulthoni dan tim dari Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara, Maike Ritonga serta didampingi Ketua Harian BP TCUGG, Mangindar Simbolon, Koordinator Pendidikan,Penelitian dan Pengembangan, Wilmar Simanjorang dan Pengembangan BP Geopark Kaldera Toba dan Geosaintis Ir.Jonathan Tarigan.

Kepada AnalisaMedan.com, Zumry Sulthoni menyampaikan, kedatangan tim Unesco dalam rangka pembekalan kepada semua pengelola Geopark Kaldera Toba dalam menyongsong penilaian ulang (revalidasi) terhadap status Geopark Kaldera Toba oleh penilai dari Unesco pada Juli 2023 mendatang.

"Tim yang datang merupakan Geopark Global Unesco secara internasional atau global dalam menjaga kelestarian bumi yg dilakukan oleh 177 anggotanya yang tersebar di 46 negara di dunia termasuk Geopark Kaldera Toba Unesco," kata Zumry.

Berbagai upaya dilakukan dijelaskan Zumry dalam pelestarian bumi melalui kegiatan edukasi kepada masyarakat setempat tentang kebumian, kebudayaan dan keragaman hayati yang terdapat di lingkup kawasan geopark, melalui kegiatan konservasi serta melalui kegiatan pembangkitan, pemberdayaan dan pengembangan ekonomi masayarakat setempat secara berkelanjutan melalui pariwisata berbasis kebumian atau geowisata atau geotourism.

Tidak itu saja, Geopark Kaldera Toba ditetapkan sebagai anggota Geopark Global Unesco pada 10 Juli 2020 setelah berupaya selama 8 tahun sejak Tahun 2012. Dalam penetapan sebagai anggota Unesco Global Geopark (UGGp) pada 10 Juli 2023 mendatang Unesco memberikan enam rekomendasi penugasan untuk dilaksanakan dan akan dinilai ulang statusnya, apakah diperpanjang empat tahun lagi sampai tahun 2028 dengan mendapat green card atau dihentikan statusnya sebagai anggota Geopark Global Unesco dan mendapat kartu merah pada sidang Global Geopark Unesco di Maroko September 2023.

Sementara itu, Prof. Ibrahim Komoo menyampaikan, Geopark Kaldera Toba harus bisa belajar dari Pengembangan Geowisata di Langkawi Malaysia. Komoo juga menyampaikan bimbingan teknis dalam menyongsong revalidasi tersebut hinga juga memberikan tutorial tentang pengelolaan Geowisata.








Editor
: Frans Zul Sianturi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru