Komisi III, Proyek Pembangunan Pemko Medan Rusak Fasilitas Umum

Sugiatmo - Selasa, 24 Januari 2023 22:28 WIB
Komisi III, Proyek Pembangunan Pemko Medan Rusak Fasilitas Umum
analisamedan/sugiatmo
Komisi III menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PDAM Tirtanadi Sumatera Utara yang dihadiri langsung Dirut PDAM Tirtanadi Kabir Bedi, Selasa (24/01/2023).

analisamedan.com - Komisi III DPRD Medan menilai, sejumlah proyek pembangunan yang digarap Pemko Medan merusak sejumlah fasilitas umum. Seperti pipa air milik PDAM Tirtanadi, kabel PLN, dan jaringan bawah tanah milik Telkom.

Komisi III DPRD Medan menyebut, sejumlah proyek pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Medan telah banyak mengganggu sejumlah fasilitas PDAM Tirtanadi, PLN dan Telkom. Hal tersebut terungkap dari banyaknya pengaduan dan keluhan masyarakat mengenai air bersih ke DPRD yang diketahui terganggu akibat proyek pembangunan yang dilakukan Pemko Medan.

Komisi III mengungkapkan hal tersebut saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PDAM Tirtanadi Sumatera Utara yang dihadiri langsung Dirut PDAM Tirtanadi Kabir Bedi, Selasa (24/01/2023).

Ketua Komisi III DPRD Kota Medan, Afif Abdillah, S.E., menjelaskan bahwa dengan adanya pembangunan drainase dibeberapa titik di Kota Medan, menyebabkan pecahnya pipa PDAM kemudian pengerjaannya yang sangat lama sehingga banyak masyarakat yang mengeluh tentang air bersih.

Baca juga: Anggaran Rp92 Juta untuk Baju Karate di Sekretariat DPRD Medan, Untuk Siapa

"Kita meminta kepada Pemerintah Kota Medan melalui OPD terkait untuk dapat berkoordinasi dengan PDAM Tirtanadi, agar pembangunan-pembangunan yang hari ini dilakukan Pemerintah Kota Medan bisa secara baik dijalankan dan tidak mengganggu utilitas yang ada, termasuk PDAM, PLN dan jaringan Telkom," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Afif mengatakan harapannya hal serupa tidak terjadi dalam pengerjaan proyek di 2023. "Jadi kita antisipasi tahun 2023 jangan terulang lagi sehingga kita benar-benar membangun tanpa adanya keluhan masyarakat," pungkas Afif.

Sementara itu, Dirut PDAM Tirtanadi Kabir Bedi menjelaskan adanya keterbatasan anggaran pemeliharaan yang dimiliki PDAM Tirtanadi sehingga tidak bisa meng-cover seluruhnya dari perbaikan-perbaikan pipa yang pecah tersebut.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru