Pemprov Sumut bersama eFishery Kembangkan Budidaya Ikan Air Tawar
Dia berharap, bantuan ke para nelayan juga menyasar kepada akses pembiayaan. Begitu juga persoalan asuransi bagi nelayan. Pemprov Sumut melalui Dinas Kelautan dan Perikanan sudah memberikan asuransi kepada 6.000 nelayan.
Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut. "Jadi saya sangat mengapresiasi dengan adanya kampung nelayan budidaya ini. Kita berharap bukan hanya sertifikasi saja, tapi juga persoalan izin," ucapnya.
Sementara itu, VP of Public Affair eFishery Muhammad Chairil menyampaikan, eFishery merupakan startup aquaculture berbasis teknologi yang hadir untuk mengintegrasikan pembudidaya ikan dan petambak udang dalam super-ecosystem di Indonesia.
"Program sertifikasi pembudidaya merupakan produk unggulan, karena dapat meningkatkan kualitas dan nilai produk perikanan, peningkatan serta perluasan akses pasar, dan peningatan potensi ekspor produk perikanan unggul," kata Chairil, yang datang bersama Head of Regulatory and Government Relations Public Affair Luciana Dita Chandra Murni, Government Realtions Manager West Teddy Firmansyah, dan Quality Assurance Fish Sertification Roni Mustar Doloksaribu.
Temu Kreatif Bulanan UMKM KEREN Dirangkai Santunan Duafa