Peringati Hari Mangrove Sedunia, Pertamina EP Pangkalan Susu Tanam 2.500 Bibit Bakau

Sugiatmo - Senin, 27 Juli 2026 23:00 WIB
Peringati Hari Mangrove Sedunia, Pertamina EP Pangkalan Susu Tanam 2.500 Bibit Bakau
analisamedan.com/dok
Hari Mangrove Sedunia : Field Manager (FM) Pertamina EP Pangkalan Susu Field, Edwin Susanto bersama masyarakat melakukan penanaman mangrove di Desa Pasar Rawa, Gebang, Langkat, Minggu (26/7). Kegiatan penanaman 2.500 bibit bakau (Rhizophora) ini dalam rangka Memperingati Hari Mangrove Sedunia.

Ia menambahkan, ekosistem mangrove memiliki fungsi krusial antara lain melindungi kawasan daratan pantai dari hantaman gelombang besar. Selain itu, dapat menjadi habitat alami tempat berkembang biak komoditas pesisir seperti ikan, kepiting dan udang yang menompang ekonomi masyarakat lokal. Sebanyak 5.800 pohon juga telah ditanam pada tahun sebelumnya.

Field Manager PEP Pangkalan Susu, Edwin Susanto yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa rehabilitasi ekosistem mangrove tak hanya menyelamatkan ekologi tetapi juga menopang ekonomi masyarakat pesisir. Mangrove yang lestari akan memberikan tangkapan melimpah bagi nelayan dan menghidupkan pariwisata.

"Mangrove sangat penting untuk ekologi dan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Kegiatan penanaman mangrove ini merupakan bentuk sinergi perusahaan dengan masyarakat. Lewat kolaborasi dalam menjalankan program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) ini bisa mendukung kelancaran operasi hulu migas yang selamat, andal, patuh dan ramah lingkungan

"Penanaman 2.500 bibit mangrove ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina EP dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi gerakan bersama untuk menjaga kelestarian pesisir bagi generasi mendatang," katanya.

PEP Pangkalan Susu Field berharap penanaman mangrove bisa memantik kesadaran kolektif yang berkelanjutan. Sehingga, gerakan menjaga, merawat dan menanam mangrove bisa menjadi gaya hidup masyarakat demi mewariskan lingkungan untuk generasi masa depan. (rel/ferdy)


Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru