PWNU Sumut Akan Gelar Pendidikan Menengah kader NU Angkatan I, 8-12 Mei 2024

Sugiatmo - Sabtu, 27 April 2024 06:01 WIB
PWNU Sumut Akan Gelar Pendidikan Menengah kader NU Angkatan I, 8-12 Mei 2024
analisamedan/dok PWNU Sumut

analisamedan.com - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Sumatera Utara akan pelaksanaan Pendidikan Menengah Kader Nahdlatul Ulama Angkatan I yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 8 hingga 12 Mei 2024.

Kegiatan ini akan berlangsung di Islamic Boarding School Al Azhar Asy-Syarif, di Jalan Mahoni No. 4, Pasar II, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumatera Utara.

Ketua LAKPESDAM PWNU SUMUT Dr. Hera Herviana, S.Kom, M.Kom, Sabtu 27/4/2024) mengatakan, kegiatan ini merupakan pengembangan Sumber Daya Manusia pada kebijakan personel kepengurusan Nahdlatul Ulama di setiap tingkatannya. Hal ini sesuai peraturan perkumpulan (Perkum) yang dihasilkan pascamuktamar Ke-34 di Lampung.

Dijelaskan Hera, sebagaimana disebutkan dalam Peraturan Perkum NU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Syarat Menjadi Pengurus, ketentuan tentang pengurus diatur mulai dari level PBNU sampai dengan Anak Ranting NU.

Dalam Bab III Pasal 4 ayat 1 dijelaskan bahwa seorang anggota dapat dipilih menjadi Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU dengan persyaratan pernah menjadi Pengurus Harian PBNU atau Pengurus Harian Lembaga PBNU, dan/atau pengurus harian tingkat wilayah, dan/atau Pengurus Harian Badan Otonom tingkat pusat sekurang-kurangnya satu masa khidmat kepengurusan, dibuktikan dengan surat keputusan.

Sejalan dengan ketentuan tersebut ditetapkan bahwa Pengurus Harian Tanfidziyah PWNU harus pernah menjadi Pengurus Harian PWNU atau Pengurus Harian Lembaga PWNU, dan/atau pengurus harian tingkat cabang, dan/atau Pengurus Harian Badan Otonom tingkat wilayah sekurang-kurangnya satu masa khidmat kepengurusan yang dibuktikan dengan surat keputusan.

Kemudian, pengurus juga sudah harus lulus pendidikan tingkat menengah. "Pernah mengikuti dan lulus pendidikan kaderisasi tingkat menengah (PMKNU) bagi pengurus wilayah pada klasifikasi kelompok B dan C atau lulus pendidikan kaderisasi tingkat tinggi (AKN-NU) bagi pengurus wilayah pada klasifikasi kelompok A, yang dibuktikan dengan sertifikat dan/atau surat keterangan lulus dari Dewan Instruktur," bunyi pasal 5 poin b. Sehingga atas dasar peraturan perkumpulan (Perkum) yang sudah ditetapkan diharakan menjadi perhatian bagi seluruh Kader dan Masyarakat Sumatera Utara.

Dikatakan Hera, pendidikan Menengah Kader Nahdlatul Ulama ini sudah dilaksanakan diberbagai Pengurus PWNU Provinsi yang ada di Indonesia. Peserta yang mengikuti Pendidikan Menengah Kader Nahdlatul Ulama (PMKNU) ini akan mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip dan kepemimpinan berNU, serta belajar tentang cara memperkuat peran dalam memajukan organisasi dan masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan akan lahir kader-kader NU yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi yang positif bagi kemajuan bangsa dan agama.


Kegiatan tersebut akan diisi dengan berbagai materi seperti Penguatan pemahaman Aswaja, Penguatan Wawasan Kebangsaan, penguatan ideologi, visi dan misi perkumpulan, pengembangan kemampuan keorganisasian, penguatan kapasitas Gerakan, keinstrukturan, dan materi lain yang sesuai dengan kebutuhan.

Dengan demikian, diharapkan para peserta tidak hanya menjadi pemimpin yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan spiritual yang tinggi.

Ketua PWNU Provinsi Sumatera Utara Dr Marahalim Harahap mengatakan, Pendidikan Menengah Kader Nahdlatul Ulama Angkatan I ini selain menjadi Pendidikan Kader Lanjutan Kaderisasi sesuai Perkum. PMKNU juga merupakan bagian dari upaya PWNU untuk terus mengembangkan potensi kader-kader NU di daerah Sumatera Utara.

Marahalim mengajak semua pihak terkait, baik dari internal NU maupun masyarakat dan pemerintah, untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam kesuksesan acara ini.

"Dengan kerjasama yang solid, diharapkan acara ini dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan memperluas pengaruh NU terhadap masyarakat Sumatera Utara," tutup Marahalim.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru