Buruh Gali Tanah Tertimbun Longsor di Padangsidimpuan
Amir Hamzah Harahap - Minggu, 27 Agustus 2023 17:35 WIB
analisamedan.com -Nasib malang dialami salah seorang Buruh Gali Tanah di Kelurahan Silandit, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Minggu (27/08/2023).
Demi menafkahi keluarga, menantang malaikat mautpun terpaksa dilakukan buruh gali tanah di Kelurahan Silandit.
Yang berlokasi di salah satu tebing setinggi 15 meter dengan kemiringan 120 detajat demi mengambil tanah liat bahan batako untuk dijual agar perut anak dan istri bisa terisi.
Bahkan tanpa menggunakan pengamanan dan jauh dari safety, buruh ini merayap ditebing bagaikan spiderman dalam dunia nyata untuk menafkahi dan biaya sekolah anak.
Kejadiaan nahas, tertimbunnya seorang buruh gali tanah diketahui Pada Sabtu, (26/08) siang. Setelah salah saorang warga bernama Erni Berliana Marpaung membuat siaran langsung dari facebooknya saat insiden ini.
Dalam video yang berdurasi 03:57 Menit tersebut terlihat beberapa warga panik menggali tanah dengan tangan kosong dan cangkul untuk menemukan seorang pria yang tertimbun longsoran tanah liat bekas galian tebing.
Benar saja, setelah digali satu menit, tampak tangan seorang pria terkulai dengan posisi tergeletak menyamping.
Korban mengenakan kaos berwarna krem dan celana pendek berwarna abu rokok. Dan wargapun membersihkan wajah pria malang ini menggunakan air untuk melihat kondisinya setelah digali.
Sontak kejadian memilukan ini dibagikan 280 kali oleh warga dan 84 komentar.
Namun kondisi buruh penggali tanah ini belum diketahui nasibnya.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ringankan Beban Warga, TP PKK Padangsidimpuan Gelar Khitanan Gratis
Mutasi Polri, Kapolres Padangsidimpuan Dijabat AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky
Sosialisasi DTSEN, Walkot Letnan: Kunci Bantuan Tepat Sasaran
1 Dari 3 Yang Wafat Saat Mengikuti Latsarmil KDMP Merupakan Warga Padangsidimpuan
Polri Bangun Bak Penampungan Air Bersih Untuk Tiga Desa di Padangsidimpuan
Kadis BKD Padangsidimpuan Mengundurkan Diri, Gantinya Ikhwan Nasution
Komentar