CFD Sidimpuan Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan (UMKM) dan Sarana Efektif Dorong Gaya Hidup Sehat
Amir Hamzah Harahap - Selasa, 14 April 2026 19:03 WIB
analisamedan.com -Saat mentari masih malu-malu menampakkan sinarnya dari ufuk timur pada Minggu (12/04) Pagi.
Pusat Kota Padangsidimpuan sudah dipenuhi ribuan langkah pejalanan kaki dan deretan ratusan stand UMKM juga berjejer rapi dikedua lajur jalan Halaman Bolak Padangsidimpuan untuk menjemput rezeki.
Di tengah aktivitas masyarakat yang berolahraga, bersantai, hingga berinteraksi sosial, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan momentum tersebut untuk menggerakkan roda usaha mereka sebagai pilar ekonomi lokal.
Pemandangan ini jelas menunjukkan tingginya animo masyarakat juga berdampak ganda yakni 'gaya hidup sehat ekonomi berputar' pada acara Car Free Day (CFD).
Jalanan ditutup oleh Pemko Padangsidimpuan khusus untuk memberi ruang bagi ribuan warga berkumpul diruang terbuka sehat, inklusif serta produktif yang datang dari segala penjuru.
Tidak hanya itu, Pemko Padangsidimpuan juga memberi ruang bertumbuh khusus untuk UMKM di lajur jalan pusat kota. Mulai dari kuliner dan jajanan lokal menggoda selera namun tentunya ramah dikantong hingga produk kesehatan juga ikut tertata rapi dan dijaga kenyamanannya.
Seperti kata salah seorang pedagang roti lapis lejit yang mendirikan stand beragam jenis kue basah dan kering yang tentunya sehat dan halal bernama Dea Siregar mengungkapkan kepada media bahwa UMKMnya cukup terbantu.
"Kalau gini bang terbantu dalam peningkatan omzet jualannya. Kalau dirumah saja saya hanya masak sedikit, tapi kalau di CGD saya buat kue lebih banyak karena penginjung disini ribuan bang" Kata Dea.
Hal senada juga disampaikan Wulan, satu dari ratusan UMKM yang ikut pada acara CFD.
"Mudah-mudahan bang, event CFD ini sangat membantu kami para pedagang kecil ini. Saya sudah berjualan sarapan pagi mulai tiga bulan lalu dan hasilnya memuaskan. Harapannya pemerintah daerah mau mempromosikan dagangan kami ini bang " Ujarnya.
Tanggapan Warga
Para peserta CFD juga memberikan respon positif. "Kami sqngat mendukung program ini sebab selain pola hidup sehat juga berdampak ganda dalam membangkitkan UMKM. Dari sisi ekonomi, Ini merupakan metamorfosis bertemunya penjual dan pembeli. Dan ini juga bisa menjadi perubahan gaya hidup untuk membiasakan berjalan kaki dan bersepeda" Ujar salah seorang peserta CFD.
Sedangkan saran yang berikan yakni untuk menjaga ketat lajur jalan untuk tidak dilalui kenderaan seperti motor dan mobil selama CFD.
"Sarannya sih itu diperketat lagi jangan ada mobil yang melintas mulai pelaksanaan CFD karena akan semakin meluluhkan integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap program pemko ini. Juga kalau bisa itu toiletnya disediakan, silahkan saja dibuat PAD. Saya rasa warga terbantu disini juga PAD terbantu" Harapnya kepada Pemko Padangsidimpuan.
Pusat Kota Padangsidimpuan sudah dipenuhi ribuan langkah pejalanan kaki dan deretan ratusan stand UMKM juga berjejer rapi dikedua lajur jalan Halaman Bolak Padangsidimpuan untuk menjemput rezeki.
Di tengah aktivitas masyarakat yang berolahraga, bersantai, hingga berinteraksi sosial, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan momentum tersebut untuk menggerakkan roda usaha mereka sebagai pilar ekonomi lokal.
Pemandangan ini jelas menunjukkan tingginya animo masyarakat juga berdampak ganda yakni 'gaya hidup sehat ekonomi berputar' pada acara Car Free Day (CFD).
Jalanan ditutup oleh Pemko Padangsidimpuan khusus untuk memberi ruang bagi ribuan warga berkumpul diruang terbuka sehat, inklusif serta produktif yang datang dari segala penjuru.
Tidak hanya itu, Pemko Padangsidimpuan juga memberi ruang bertumbuh khusus untuk UMKM di lajur jalan pusat kota. Mulai dari kuliner dan jajanan lokal menggoda selera namun tentunya ramah dikantong hingga produk kesehatan juga ikut tertata rapi dan dijaga kenyamanannya.
Seperti kata salah seorang pedagang roti lapis lejit yang mendirikan stand beragam jenis kue basah dan kering yang tentunya sehat dan halal bernama Dea Siregar mengungkapkan kepada media bahwa UMKMnya cukup terbantu.
"Kalau gini bang terbantu dalam peningkatan omzet jualannya. Kalau dirumah saja saya hanya masak sedikit, tapi kalau di CGD saya buat kue lebih banyak karena penginjung disini ribuan bang" Kata Dea.
Hal senada juga disampaikan Wulan, satu dari ratusan UMKM yang ikut pada acara CFD.
"Mudah-mudahan bang, event CFD ini sangat membantu kami para pedagang kecil ini. Saya sudah berjualan sarapan pagi mulai tiga bulan lalu dan hasilnya memuaskan. Harapannya pemerintah daerah mau mempromosikan dagangan kami ini bang " Ujarnya.
Tanggapan Warga
Para peserta CFD juga memberikan respon positif. "Kami sqngat mendukung program ini sebab selain pola hidup sehat juga berdampak ganda dalam membangkitkan UMKM. Dari sisi ekonomi, Ini merupakan metamorfosis bertemunya penjual dan pembeli. Dan ini juga bisa menjadi perubahan gaya hidup untuk membiasakan berjalan kaki dan bersepeda" Ujar salah seorang peserta CFD.
Sedangkan saran yang berikan yakni untuk menjaga ketat lajur jalan untuk tidak dilalui kenderaan seperti motor dan mobil selama CFD.
"Sarannya sih itu diperketat lagi jangan ada mobil yang melintas mulai pelaksanaan CFD karena akan semakin meluluhkan integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap program pemko ini. Juga kalau bisa itu toiletnya disediakan, silahkan saja dibuat PAD. Saya rasa warga terbantu disini juga PAD terbantu" Harapnya kepada Pemko Padangsidimpuan.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Serap Tenaga Kerja, PT Djarum Siap Bangun Kantor dan Gudang di Sidimpuan. Walikota: Buka Peluang Investasi
Mulai Canangkan Bebas Pasung, 3 ODGJ di Sidimpuan Direhabilitasi Kemensos dan Pemko
Lambok Sidabutar Sang "Pemburu Koruptor" di Tanah Sidimpuan Dimutasi ke Kejagung
Sempat Ricuh, Kediaman "Badjora" di Padangsidimpuan Berhasil di Eksekusi
Eksekusi Kediaman Badjora di Jalan Kenanga 'inkracht'. Ini Kata Kuasa Hukum Pemohon
CFD Besok, Pemko Padangsidimpuan Hadirkan Layanan Perizinan UMKM Gratis "Sehat Jasmani, Sehat Ekonomi"
Komentar