Janji Baskami Ginting Kunjungi Geopark Kaldera Toba Ditagih

Frans Zul Sianturi - Rabu, 22 November 2023 14:32 WIB
Janji Baskami Ginting Kunjungi Geopark Kaldera Toba Ditagih
istimewa
Tokoh Pariwisata Sumut yang juga mantan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Drs Ombang Siboro MSi bersama Dr Wilmar Simanjorang dalam sebuah kesempatan di Geopark Kaldera Toba, Geosite Tao Silalahi.
analisamedan.com -Janji Ketua DPRD Provinsi Sumatra Utara, Baskami Ginting untuk berkunjung ke kantor pusat Geopark Kaldera Toba di Sigulatti, Kabupaten Samosir jangan janji palsu semata. Pasalnya, hingga memasuki akhir bulan November, wakil rakyat dari partai penguasa yang berjanji dihadapan para tokoh Geopark Kaldera Toba dan pelaku wisata masyarakat toba tak kunjung ditepatinya untuk hadir di Sigulatti.

Tokoh Pariwisata Sumut yang juga mantan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Drs Ombang Siboro MSi dihubungi disela sela kegiatannya dalam memberikan motivasi kepada puluhan guru dan pelajar di Tao Silalahi, Kabupaten Dairi pada Rabu (22/11/2023) berharap, Baskami Ginting harus menepati janjinya.

"Kami hanya berharap beliau melihat langsung kondisi di Geopark Kaldera Toba dan berharap dengan melihat langsung, pak Baskami Ginting bisa menyampaikan berbagai masukan sesuai dengan janjinya dalam pertemuan di ruang rapat Kantor DPRD Provinsi Sumatra Utara pada pertengahan Oktober lalu," kata Ombang.

Ombang menekankan, jika Ketua DPRD Provinsi itu hadir di Kaldera Toba, harapannya maka Kepengurusan Geopark Kaldera Toba bisa diusulkan supaya berdiri secara independen dan tidak lagi berbasis kepemerintahan. Sebab, ia mengakui masih sangat banyak masyarakat di Danau Toba dengan Komunitas "Lokal People" sudah melakukan berbagai aktivitas di Kawasan Danau Toba, namun tidak dilibatkan dalam kepengurusan di Geopark Kaldera Toba.

Tidak itu saja, Ombang kembali menerangkan, kepengurusan Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark saat ini, harus segera dieavaluasi secara menyeluruh, sebab kepengurusan tidak berjalan baik.

"Salah satu alasan harus dievaluasi yakni pemberian kartu kuning oleh Unesco ini lebih disebabkan karena pola kepemimpinannya di Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark, yang minim leadership, jadi jangan pernah berbicara tentang Danau Toba atau duduk menjadi pengurus Geopark Kaldera Toba, akan tetapi Danau Toba tidak penting baginya, omong kosong semua itu," tegas pemilik objek wisata Batu Hoda ini.

Editor
: Frans Zul Sianturi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru