Kemenag dan Dinkes Sumut Bersinergi Sukseskan Program Cek Kesehatan Gratis Pelajar
Gustan Pasaribu - Jumat, 15 Agustus 2025 22:45 WIB
dok.analisamedan.com
Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut sepakat berkolaborasi menyukseskan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah. Program ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.
analisamedan.com -Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut sepakat berkolaborasi menyukseskan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah. Program ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Kesepakatan ini terjalin dalam pertemuan antara Kepala Kanwil Kemenag Sumut, H. Ahmad Qosbi, S.Ag., MM, dan Kepala Dinas Kesehatan Sumut, H. Muhammad Faisal Hasrimy, A.P., M.A.P., di Kantor Dinkes Sumut, Kamis (14/8/2025).
Ahmad Qosbi menjelaskan, koordinasi ini menindaklanjuti Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nomor 22 Tahun 2025 tentang dukungan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di madrasah, satuan pendidikan keagamaan, dan pesantren.
"Kolaborasi lintas instansi sangat penting agar seluruh masyarakat, khususnya anak usia sekolah, dapat merasakan manfaat program ini. Pelaksanaan CKG juga menjadi momentum mendukung Visi Indonesia Emas 2045 dengan melahirkan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing," ujarnya.
Ia meminta seluruh jajaran Kemenag kabupaten/kota mengawal program ini hingga tingkat sekolah, dengan melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan penyuluh agama.
Kadis Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy menyambut baik sinergi ini. Menurutnya, Program CKG merupakan bentuk komitmen pemerintah menyediakan akses layanan kesehatan inklusif bagi semua lapisan masyarakat.
"Pemeriksaan akan bersifat skrining awal. Jika ditemukan indikasi gangguan kesehatan, siswa akan dirujuk ke puskesmas untuk pemeriksaan lanjutan," terangnya.
Faisal mengungkapkan, peluncuran Program CKG di Sumut akan dipusatkan di salah satu sekolah di Kabupaten Serdang Bedagai pada 20 Agustus 2025. Sasaran program meliputi siswa SD, SMP, SMA, madrasah, pesantren, dan satuan pendidikan keagamaan di bawah Kemenag.
Ia menambahkan, CKG juga terkait erat dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). "Kesehatan yang terjaga dan gizi yang terpenuhi akan mencetak generasi yang sehat dan cerdas," ujarnya.
Pada pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat menindaklanjuti sinergi ini melalui penandatanganan perjanjian kerja sama.
Kesepakatan ini terjalin dalam pertemuan antara Kepala Kanwil Kemenag Sumut, H. Ahmad Qosbi, S.Ag., MM, dan Kepala Dinas Kesehatan Sumut, H. Muhammad Faisal Hasrimy, A.P., M.A.P., di Kantor Dinkes Sumut, Kamis (14/8/2025).
Ahmad Qosbi menjelaskan, koordinasi ini menindaklanjuti Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nomor 22 Tahun 2025 tentang dukungan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di madrasah, satuan pendidikan keagamaan, dan pesantren.
"Kolaborasi lintas instansi sangat penting agar seluruh masyarakat, khususnya anak usia sekolah, dapat merasakan manfaat program ini. Pelaksanaan CKG juga menjadi momentum mendukung Visi Indonesia Emas 2045 dengan melahirkan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing," ujarnya.
Ia meminta seluruh jajaran Kemenag kabupaten/kota mengawal program ini hingga tingkat sekolah, dengan melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan penyuluh agama.
Kadis Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy menyambut baik sinergi ini. Menurutnya, Program CKG merupakan bentuk komitmen pemerintah menyediakan akses layanan kesehatan inklusif bagi semua lapisan masyarakat.
"Pemeriksaan akan bersifat skrining awal. Jika ditemukan indikasi gangguan kesehatan, siswa akan dirujuk ke puskesmas untuk pemeriksaan lanjutan," terangnya.
Faisal mengungkapkan, peluncuran Program CKG di Sumut akan dipusatkan di salah satu sekolah di Kabupaten Serdang Bedagai pada 20 Agustus 2025. Sasaran program meliputi siswa SD, SMP, SMA, madrasah, pesantren, dan satuan pendidikan keagamaan di bawah Kemenag.
Ia menambahkan, CKG juga terkait erat dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). "Kesehatan yang terjaga dan gizi yang terpenuhi akan mencetak generasi yang sehat dan cerdas," ujarnya.
Pada pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat menindaklanjuti sinergi ini melalui penandatanganan perjanjian kerja sama.
Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
KAI Divre I Sumut Siagakan Pos Kesehatan di Empat Stasiun Utama, Hadirkan Perjalanan Kereta Api yang Aman dan Nyaman
FKM UINSU Sosialisasikan Pendidikan Kesehatan Masyarakat di SMA Muhammadiyah Kabupaten Karo
KAI Divre I Sumut Salurkan TJSL Rp235,6 Juta Sepanjang Semester I 2026, Sasar Sektor Kesehatan hingga Ibadah
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Nasional, Farid Wajdi Desak Audit Forensik Menyeluruh
Perkuat Program Sehati Bunda, BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
Fraksi Golkar DPRD Medan : Perda Kesehatan Harus Terintegrasi
Komentar