RSUP H. Adam Malik Sampaikan Bela Sungkawa dan Klarifikasi Terkait Video Pasien yang Beredar di Media Sosial
Selama 10 hari perawatan, tim medis yang terdiri dari dokter penyakit dalam subspesialis hematologi-onkologi medik dan dokter penyakit dalam subspesialis penyakit tropik infeksi telah melakukan berbagai pemeriksaan, tindakan medis, transfusi darah, serta pemberian obat-obatan.
Terkait perawat yang disebut dalam video tersebut, pihak rumah sakit menjelaskan bahwa perawat sedang berusaha menghubungi dan mencari dokter jaga setelah terlebih dahulu memeriksa kondisi pasien. Namun, saat dokter jaga tiba di ruangan, kondisi pasien sudah memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 04.38 WIB tanggal 31 Mei 2024.
Lebih lanjut, pihak rumah sakit menyebutkan bahwa tidak ada laporan komplain resmi dari pihak keluarga terkait kejadian ini hingga video tersebut beredar luas di media sosial.
"Kami sudah melakukan evaluasi internal agar ke depan pelayanan dapat terus ditingkatkan," tambahnya.
RSUP H. Adam Malik juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menyebarkan informasi di media sosial, terlebih yang berkaitan dengan situasi sensitif seperti pelayanan medis dan kondisi pasien. (Bardan)
DPRD Medah Tegaskan Tak Ada Alasan Rumah Sakit Tolak Pasien
Pelaku dan Korban Kajahatan Banyak Gunakan Media Sosial ; Ketua STIK Lemdiklat Polri : Masyarakat Lebih Hati Hati Menggunakan Media Sosial
Digiclub Goes To School :Mengenalkan Dunia Digital Bagi Pelajar
Ketua DPRD Sumut Kumpulkan Seniman dan Budayawan Bahas Ranperda Pemajuan Kebudayaan
KPU Palas Percayakan RSUP Adam Malik untuk Pemeriksaan Kesehatan Bakal calon Kepala Daerah