Saluran Irigasi 'Dirusak', Puluhan Hektar Sawah Terancam Kekeringan di Padangsidimpuan Batu Nadua
Amir Hamzah Harahap - Minggu, 14 April 2024 14:47 WIB
analisamedan.com -Akibat saluran irigasi 'dialihkan', persawahan di tiga desa di Kecamatan Batu Nadua, Kota Padangsidimpuan mengalami kekurangan air, Minggu (14/04/2024).
Tidak hanya puluhan hektar sawah yang akan terancam gagal panen di tiga desa yakni Desa Gunung Hasatan, Desa Ujung Gurap, Desa Baruas.
Juga saluran air ke Masjid Sirojul Huda di Desa Gunung Hasatan terhambat pasca ditutup atau dialihkannya saluran irigasi didesa tersebut oleh oknum.
Diketahui, saluran irigasi induk yang mengalir ke saluran irigasi di Desa Gunung Hasahatan tepat di tepi jalan Ujung Gurap selebar 60 centimeter dengan kedalaman 80 centimeter sepanjang 2 kilometer yang selama ini mengaliri kebutuhan pertanian warga kini terhambat.
Salah seorang warga Desa Gunung Hasahatan Ismail Marzuki Pasaribu dan Baginda Siregar mengeluhkan irigasi tersebut.
"Sawah dan kolam disini sudah kekurangan air. Ini sawah saya bang. Dan juga masjid kita itu sudah mulai kekeringan juga. Kita sudah sering membicarakan itu. Dan itu karena saluran irigasi dolok (hulu) disana ditutup" Kata Ismail Marzuki.
Hal yang sama juga disampaikan Irpan, Warga Desa Ujung Gurap.
"Kita berharap ini segera diselesaikan dan dimusyawarahkan semua pihak termasuk pemerintah. Karena jika dibiarkan akan berdampak pada ekonomi warga" Harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Gunung Hasatan Muhammad Gozali Harahap saat dikonfirmasi terkait persoalan tesebut belum memberikan balasan.
Kadis Pertanian Kota Padangsidimpuan, Edi Darman, SP juga belum memberikan komentar atas masalah warga tersebut.
Tidak hanya puluhan hektar sawah yang akan terancam gagal panen di tiga desa yakni Desa Gunung Hasatan, Desa Ujung Gurap, Desa Baruas.
Juga saluran air ke Masjid Sirojul Huda di Desa Gunung Hasatan terhambat pasca ditutup atau dialihkannya saluran irigasi didesa tersebut oleh oknum.
Diketahui, saluran irigasi induk yang mengalir ke saluran irigasi di Desa Gunung Hasahatan tepat di tepi jalan Ujung Gurap selebar 60 centimeter dengan kedalaman 80 centimeter sepanjang 2 kilometer yang selama ini mengaliri kebutuhan pertanian warga kini terhambat.
Salah seorang warga Desa Gunung Hasahatan Ismail Marzuki Pasaribu dan Baginda Siregar mengeluhkan irigasi tersebut.
"Sawah dan kolam disini sudah kekurangan air. Ini sawah saya bang. Dan juga masjid kita itu sudah mulai kekeringan juga. Kita sudah sering membicarakan itu. Dan itu karena saluran irigasi dolok (hulu) disana ditutup" Kata Ismail Marzuki.
Hal yang sama juga disampaikan Irpan, Warga Desa Ujung Gurap.
"Kita berharap ini segera diselesaikan dan dimusyawarahkan semua pihak termasuk pemerintah. Karena jika dibiarkan akan berdampak pada ekonomi warga" Harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Gunung Hasatan Muhammad Gozali Harahap saat dikonfirmasi terkait persoalan tesebut belum memberikan balasan.
Kadis Pertanian Kota Padangsidimpuan, Edi Darman, SP juga belum memberikan komentar atas masalah warga tersebut.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ringankan Beban Warga, TP PKK Padangsidimpuan Gelar Khitanan Gratis
Mutasi Polri, Kapolres Padangsidimpuan Dijabat AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky
Sosialisasi DTSEN, Walkot Letnan: Kunci Bantuan Tepat Sasaran
1 Dari 3 Yang Wafat Saat Mengikuti Latsarmil KDMP Merupakan Warga Padangsidimpuan
Polri Bangun Bak Penampungan Air Bersih Untuk Tiga Desa di Padangsidimpuan
Kadis BKD Padangsidimpuan Mengundurkan Diri, Gantinya Ikhwan Nasution
Komentar