Siswa di Sidimpuan Dilarang Bawa Makanan Kesekolah Berbungkus Plastik
Amir Hamzah Harahap - Senin, 13 Juli 2026 17:25 WIB
keterangan Fhoto: Saat Pelaksanaan Upacara Bendera di SD Negeri 200117 (Teladan) Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan Pada Senin (13/07/2026).
analisamedan.com -Problem sampah menjadi isu global karena berdampak buruk kepada kehidupan. Penanganan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Tak terkecuali sekolah yang berada di Kota Padangsidimpuan, Senin (13/07/2026).
Kebijakan larangan membawa makanan berbungkus plastik di lingkungan sekolah bertujuan untuk mengurangi produksi sampah plastik sekali pakai, menjaga kebersihan area belajar. Dan juga dikarenakan kondisi TPA Batu Bola yang semakin menumpuk serta sesuai Instruksi Walikota Padangsidimpuan No.100.3.4.3 tahun 2026 tentang Pengeloaan Persampahan di Kota Padangsidimpuan.
Kadis Pendidikan Kota Padangsidimpuan Ahmad Rizki Hariri Hasibuan, SSTP, MSP menjelaskan kebijakan tersebut sebagai upaya meminimkan sampah plastik dan kekahawatirkan produksi sampah didunia pendidikan.
"Benar. Itu sudah kita terapkan untuk para guru dan siswa dihimbau agar tidak membawa makanan berbungkus plastik. Jika membawa makanan silahkan dimasukkan kewadah yang dibawa dari rumah. Ini merupakan juga langkah pembelajaran peduli lingkungan" Kata Kadis Pendidikan.
Penerapan Pengurangan Sampah Plastik di Lingkungan Sekolah
Penerapan penanganan sampah sudah dimulai diseluruh sekolah negeri dan swasta Se-Kota Padangsidimpuan. Seperti di sekolah SD Negeri 200117 (Teladan) Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.
Pada pelaksanaan hari pertama sekolah (MPLS) Kepsek SD Negeri 200117 Juliana Pasaribu S.Pd dalam arahannya saat menjadi pembina upacara bendera dihadapan siswa dan orang tua siswa menjelaskan aturan tersebut.
"Mengingat juga TPA kita yang semakin menumpuk. Maka kepada diharapkan kepada siswa untuk tidak membawa makanan berbungkus plastik kesekolah. Silahkan dimasukkan makanannya keadalam wadah, sehingga sekolah ikut berpartisipsi dalam penanganan sampah" Kata Kepsek dalam arahannya dihadapan para orang tua siswa.
Selain itu, Kepsek ini berharap agar para siswa menerapkan peduli lingkungan di sekolah sejak dini.
"Sebagaimana arahan dari dinas pendidikan kepada kita semua. Diharapkan guru dan para siswa bersama menjaga kebesihan serta mampu memilah dan mengelola sampah di dunia pendidikan. Membetuk karakter peduli lingkungan" Tegasnya.
Kebijakan larangan membawa makanan berbungkus plastik di lingkungan sekolah bertujuan untuk mengurangi produksi sampah plastik sekali pakai, menjaga kebersihan area belajar. Dan juga dikarenakan kondisi TPA Batu Bola yang semakin menumpuk serta sesuai Instruksi Walikota Padangsidimpuan No.100.3.4.3 tahun 2026 tentang Pengeloaan Persampahan di Kota Padangsidimpuan.
Kadis Pendidikan Kota Padangsidimpuan Ahmad Rizki Hariri Hasibuan, SSTP, MSP menjelaskan kebijakan tersebut sebagai upaya meminimkan sampah plastik dan kekahawatirkan produksi sampah didunia pendidikan.
"Benar. Itu sudah kita terapkan untuk para guru dan siswa dihimbau agar tidak membawa makanan berbungkus plastik. Jika membawa makanan silahkan dimasukkan kewadah yang dibawa dari rumah. Ini merupakan juga langkah pembelajaran peduli lingkungan" Kata Kadis Pendidikan.
Penerapan Pengurangan Sampah Plastik di Lingkungan Sekolah
Penerapan penanganan sampah sudah dimulai diseluruh sekolah negeri dan swasta Se-Kota Padangsidimpuan. Seperti di sekolah SD Negeri 200117 (Teladan) Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.
Pada pelaksanaan hari pertama sekolah (MPLS) Kepsek SD Negeri 200117 Juliana Pasaribu S.Pd dalam arahannya saat menjadi pembina upacara bendera dihadapan siswa dan orang tua siswa menjelaskan aturan tersebut.
"Mengingat juga TPA kita yang semakin menumpuk. Maka kepada diharapkan kepada siswa untuk tidak membawa makanan berbungkus plastik kesekolah. Silahkan dimasukkan makanannya keadalam wadah, sehingga sekolah ikut berpartisipsi dalam penanganan sampah" Kata Kepsek dalam arahannya dihadapan para orang tua siswa.
Selain itu, Kepsek ini berharap agar para siswa menerapkan peduli lingkungan di sekolah sejak dini.
"Sebagaimana arahan dari dinas pendidikan kepada kita semua. Diharapkan guru dan para siswa bersama menjaga kebesihan serta mampu memilah dan mengelola sampah di dunia pendidikan. Membetuk karakter peduli lingkungan" Tegasnya.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Khidmat dan Sederhana, Askari Pimpin Upacara HUT RI di Kelurahan Timbangan Padangsidimpuan Bersama Warga
Ketua DPRD Padangsidimpuan Ikut Jadi Juri, Cicipi Masakan Emak-Emak Losung Batu
Gelar Lomba Hias Lingkungan di HUT RI. Ny. Masroini Letnan Dalimunthe: "PKK Harus Begerak dan Berinovasi"
AKSI Padangsidimpuan Dukung Penuh Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa
Jalan Lingkar Rimba Soping Rusak, Rapidin DPR RI: Segera Saya Sampaikan ke Gubernur Untuk Perbaikan
Jelang Hari Kemerdekaan, PDI-P Salurkan Beasiswa Untuk Pelajar di Padangsidimpuan
Komentar