Besok ITS NU Sidimpuan dan Imam Foundation Kingdom Gelar Seminar Internasional

Amir Hamzah Harahap - Minggu, 23 Agustus 2026 20:47 WIB
Besok ITS NU Sidimpuan dan Imam Foundation Kingdom Gelar Seminar Internasional

analisamedan.com -Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITS NU) Padangsidimpuan bekerja sama dengan Imam Foundation, Kingdom/United Kingdom bakal menyelenggarakan Seminar Internasional.

Kegiatan internasional ini akan dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026, bertempat di Hotel Natama, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, dengan mengangkat tema "Transformasi Ekonomi Syariah dan Teknologi Digital untuk Peradaban Berkelanjutan" - "Islamic Economics & Digital Technology for a Sustainable Civilization".

Seminar ini menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat jejaring akademik dan kerja sama internasional, khususnya dalam pengembangan ekonomi syariah, teknologi digital, pendidikan, serta pembangunan peradaban yang berkelanjutan.


MENGHUBUNGKAN EKONOMI SYARIAH DAN TRANSFORMASI DIGITAL

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Digitalisasi membuka peluang yang luas bagi pengembangan ekonomi syariah, mulai dari sektor keuangan, UMKM halal, zakat dan wakaf, pendidikan, perdagangan digital, hingga pengembangan ekosistem bisnis yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

Melalui seminar ini, ITS NU Padangsidimpuan dan Imam Foundation berupaya menghadirkan ruang dialog antara akademisi, ulama, praktisi, pemerintah, pelaku usaha, mahasiswa, serta berbagai pemangku kepentingan untuk membahas bagaimana ekonomi Islam dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai syariah, etika, keadilan, dan kemanusiaan.


MENGHADIRKAN PERSPEKTIF INTERNASIONAL

Seminar ini menghadirkan narasumber dan tokoh dari dalam maupun luar negeri yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ekonomi Islam, pendidikan, dakwah, dan teknologi.

Salah satu tokoh internasional yang turut hadir adalah Prof. Dr. Muhammad Ali Belaoo, Presiden Imam Foundation, Inggris, yang diharapkan dapat memberikan perspektif global mengenai penguatan peran lembaga pendidikan dan keagamaan dalam menghadapi perubahan dunia yang semakin digital dan terintegrasi.

Kehadiran Imam Foundation sebagai mitra internasional juga menjadi bagian dari upaya memperluas hubungan akademik dan kelembagaan antara Indonesia dan Inggris, khususnya dalam bidang pendidikan, pengembangan imam, pelatihan, dakwah, ekonomi Islam, serta pemberdayaan masyarakat.


ITS NU PADANGSIDIMPUAN MEMPERKUAT ORIENTASI INTERNASIONAL

Sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang, ITS NU Padangsidimpuan berkomitmen untuk membangun pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki fondasi keislaman, kebangsaan, kewirausahaan, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Seminar internasional ini menjadi bagian dari langkah ITS NU Padangsidimpuan dalam memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi, membangun kerja sama dengan lembaga-lembaga luar negeri, serta membuka ruang pertukaran gagasan dan pengalaman antara akademisi Indonesia dan komunitas internasional.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih luas dalam bidang penelitian, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, pertukaran akademik, pelatihan, dan program pemberdayaan masyarakat.


MENUJU PERADABAN BERKELANJUTAN

Seminar ini tidak hanya membahas perkembangan ekonomi dan teknologi, tetapi juga mengangkat pertanyaan yang lebih mendasar: bagaimana teknologi dan pertumbuhan ekonomi dapat diarahkan untuk membangun peradaban yang adil, inklusif, beretika, dan berkelanjutan?

Islam memiliki prinsip maqashid al-syari'ah yang menempatkan kemaslahatan manusia sebagai salah satu orientasi penting dalam kehidupan. Karena itu, transformasi digital perlu diarahkan agar tidak sekadar menghasilkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat pemberdayaan umat, mengurangi kesenjangan, dan menciptakan kehidupan yang lebih bermartabat.

Melalui forum internasional ini, diharapkan lahir gagasan, rekomendasi, dan peluang kolaborasi baru yang dapat diterapkan dalam pengembangan ekonomi syariah dan teknologi digital, khususnya di Sumatera Utara dan Indonesia secara lebih luas.


MEMBANGUN JEMBATAN INDONESIA–INGGRIS

Kerja sama antara ITS NU Padangsidimpuan dan Imam Foundation Kingdom/United Kingdom diharapkan tidak berhenti pada penyelenggaraan seminar, tetapi berkembang menjadi kemitraan strategis yang berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut dapat diarahkan pada pengembangan pendidikan dan pelatihan, penguatan kapasitas imam dan dai, penelitian bersama, pengembangan ekonomi syariah, pemberdayaan masyarakat, serta berbagai program akademik dan sosial lainnya.

Seminar internasional ini sekaligus menegaskan bahwa Padangsidimpuan memiliki potensi untuk menjadi salah satu pusat pengembangan intelektual, keislaman, ekonomi syariah, dan inovasi di kawasan Tapanuli dan Sumatera Utara.


TENTANG PENYELENGGARA

ITS NU Padangsidimpuan merupakan perguruan tinggi yang berkomitmen mengembangkan pendidikan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, kewirausahaan, dan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Sementara itu, Imam Foundation merupakan lembaga yang bergerak dalam pengembangan imam, pendidikan, pelatihan, dakwah, dan pemberdayaan komunitas Muslim dengan jejaring internasional.

Kolaborasi kedua lembaga ini diharapkan menjadi model sinergi antara perguruan tinggi Islam di Indonesia dan lembaga internasional dalam membangun sumber daya manusia yang berilmu, berakhlak, profesional, adaptif terhadap teknologi, serta memiliki kepedulian terhadap masa depan umat dan kemanusiaan.

Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru