Skandal Pengaturan Score! Turnamen Zunaidi Cup di Padangsidimpuan "Sepakbola Gajah"
Amir Hamzah Harahap - Sabtu, 15 November 2025 18:23 WIB
analisamedan.com -Turnamen Zunaedi Cup 40 Kota Padangsidimpuan yang di laksanakan di stadion HM Nurdin berjalan dengan pertandingan pegaturan skor sama untuk meloloskan kedua team ke babak semi final, Sabtu (15/11/2025).
Dimana laga antara Buset FC Vs PSSM Salambue sebelum pertandinganpun dimulai pada pukul 16.00 WIB sudah ditebak penonton akan berakhir untuk membuang Klub Bina Remaja Old Crack Padangsidimpuan.
Terbukti belum satu menit saja score sudah 1-1 dan dalam satu babak score 7-7 sesuai ucapan seluruh penonton di stadion.
Terlihat jelas semua pemain "cawe-cawe" dan saling berbagi gol tak ada kartu tak ada pelanggaran.
Tentu ini mencoreng sepak bola di Kota Padangsidimpuan, dimana turnamen ini di kategori legend yang seharusnya sebagai pemain legendaris menjadi contoh bermain sportif untuk memotivasi pemain muda yang baik.
Dilapangan, salah seorang penonton bernama Rizal Azhari Pasaribu yang juga pemain dari Club Bina Remaja Old Crack megatakan pertandingan baru berjalan 10 menit sudah terjadi jual beli gol.
"Inilah sepakbola gajah itu" Katanya dengan rasa kecewa.
Yang mana diawal mulainya pertandingan team buset legend hanya di perkuat 9 orang dan beberapa menit kemudian di masuk kan dua pemain untuk melengkapi team.
Rizal sangat menyayangkan kejadian yang mencoreng sepak bola apalagi berlokasi di stadion HM Nurdin Padangsidimpuan.
"Ngak nyangka turnamen Zunaedi ini rupanya "lawak-lawak" di Stadion HM Nurdin Padangsidimpuan pula stadionnya.. hahaha" Ketusnya dengan tertawa.
Sementara itu, tanggapan penyelenggara turnamen Zunaidi S.Pd saat dikorfirmasi mengungkapkan apabila kejadiann ini akan mendiskwalifikasi.
"Ini terbukti. Kedua tim akan kita diskwalifikasi. Gugur dari turnamen" Kata Zunaidi
Sedangkan tanggapan Ketua Askot Kota Padangsidimpuan dikonfirmasi lewat telpon seluler akan memproses megenai kejadian pegaturan skor (Buset legen vs PSSM salambue).
"Akan kita proses (Buset FC dan PSSM Salambue). Jika terbukti itu juga (Turnamen Zunaidi Cup) dihentikan. Silahkan juga klub Bina Remaja Melaporkan itu" Tegasnya.
Dimana laga antara Buset FC Vs PSSM Salambue sebelum pertandinganpun dimulai pada pukul 16.00 WIB sudah ditebak penonton akan berakhir untuk membuang Klub Bina Remaja Old Crack Padangsidimpuan.
Terbukti belum satu menit saja score sudah 1-1 dan dalam satu babak score 7-7 sesuai ucapan seluruh penonton di stadion.
Terlihat jelas semua pemain "cawe-cawe" dan saling berbagi gol tak ada kartu tak ada pelanggaran.
Tentu ini mencoreng sepak bola di Kota Padangsidimpuan, dimana turnamen ini di kategori legend yang seharusnya sebagai pemain legendaris menjadi contoh bermain sportif untuk memotivasi pemain muda yang baik.
Dilapangan, salah seorang penonton bernama Rizal Azhari Pasaribu yang juga pemain dari Club Bina Remaja Old Crack megatakan pertandingan baru berjalan 10 menit sudah terjadi jual beli gol.
"Inilah sepakbola gajah itu" Katanya dengan rasa kecewa.
Yang mana diawal mulainya pertandingan team buset legend hanya di perkuat 9 orang dan beberapa menit kemudian di masuk kan dua pemain untuk melengkapi team.
Rizal sangat menyayangkan kejadian yang mencoreng sepak bola apalagi berlokasi di stadion HM Nurdin Padangsidimpuan.
"Ngak nyangka turnamen Zunaedi ini rupanya "lawak-lawak" di Stadion HM Nurdin Padangsidimpuan pula stadionnya.. hahaha" Ketusnya dengan tertawa.
Sementara itu, tanggapan penyelenggara turnamen Zunaidi S.Pd saat dikorfirmasi mengungkapkan apabila kejadiann ini akan mendiskwalifikasi.
"Ini terbukti. Kedua tim akan kita diskwalifikasi. Gugur dari turnamen" Kata Zunaidi
Sedangkan tanggapan Ketua Askot Kota Padangsidimpuan dikonfirmasi lewat telpon seluler akan memproses megenai kejadian pegaturan skor (Buset legen vs PSSM salambue).
"Akan kita proses (Buset FC dan PSSM Salambue). Jika terbukti itu juga (Turnamen Zunaidi Cup) dihentikan. Silahkan juga klub Bina Remaja Melaporkan itu" Tegasnya.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Heboh! Anggota Dewan Lempar Amplop ke Pejabat Pemko Sidimpuan Saat Paripurna
Purnadi dan Andi Marwan Resmi Menjabat Ketua DPD PKB dan Ketua DPD GM Pujakesuma Padangsidimpuan
Plt Ketua Hanura Padangsidimpuan Fityan Instruksikan Kadernya Bantu Korban Banjir
Geger, Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Sihitang, Padangsidimpuan
Luapan Sungai di Sidimpuan, 140 KK Terpaksa Mengungsi Ke Masjid
Mencari Ikan di Sungai, Warga Sidimpuan Hilang Terbawa Arus
Komentar