Percepat Distribusi ke Pelabuhan, KAI Sumut Angkut 9.855 Ton CPO di April 2026
"Kehadiran kereta api mempermudah distribusi CPO dari PKS menuju pelabuhan seperti Belawan dan Kuala Tanjung untuk memenuhi permintaan pasar di luar Sumatera Utara. Selain itu, angkutan CPO juga dikirim menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, yang menjadi pusat industri hilir berbasis sawit," tambahnya.
Selain untuk kebutuhan industri turunan, CPO juga berperan sebagai bahan baku utama biodiesel. Pemanfaatan biodiesel sebagai campuran solar mampu menghasilkan emisi gas buang yang lebih rendah dan ramah lingkungan.
KAI Divre I Sumatera Utara telah mengimplementasikan penggunaan energi tersebut pada perangkat diesel operasionalnya. Saat ini, seluruh lokomotif dan mesin pembangkit di wilayah Divre I Sumut telah menggunakan bahan bakar B40, yaitu campuran 40 persen bahan bakar nabati.
"Saat ini bahkan sedang dilakukan uji coba penggunaan bahan bakar B50 untuk lokomotif. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil serta mendukung program transisi energi nasional," jelas Anwar.
KAI Divre I Sumatera Utara terus berkomitmen menghadirkan layanan angkutan logistik yang andal dan berkelanjutan.
"KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus mendukung kelancaran distribusi logistik, khususnya CPO, sebagai bagian dari penguatan ketahanan energi nasional serta pendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Utara. Dengan distribusi yang efisien, kami berharap daya saing produk lokal di pasar global semakin meningkat," pungkas Anwar. (imar)
Mudik Lebaran 2026, KAI Sumut Pastikan Kereta Api Aman dan Nyaman Mulai Sekarang
KAI Sumut Layani 2,38 Juta Penumpang Selama Januari-November 2025, Naik 8 Persen
JNE Distribusikan Lebih Dari 500 Ton Bantuan dari #TemanJNE Untuk Korban Bencana Sumatera
DPRD Medan Minta Pertamina Jamin Kelancaran Distribusi Energi
KAI Sumut kenalkan Program Railpoin KAI untuk Pelanggan Setia