Badan Dililit Tali, Nenek 78 Tahun di Tapsel Ditemukan Tewas Dengan Luka-Luka
Amir Hamzah Harahap - Rabu, 25 Februari 2026 04:41 WIB
analisamedan.com -Nenek B Harahap (78) Warga Dusun Simandalu Dolok, Desa Palsabolas, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan diduga menjadi korban penyekapan dan panganiayaan, Rabu (25/02/2026).
Dari keterangan Kades Palsabolas Pardamean Harahap bahwa korban ditemukan dalam kondisi badan terikat tali sekitar pukul 00.30 WIB tak jauh dari kediaman korban.
"Jadi saya ditelpon Kadus (Kepala Dusun) mengabari bahwa ada warga atau korban yang tidak nampak dirumahnya. Lalu melakukan pencarian dan ditemukan dalam keadaan terikat dikebun tak jauh dari rumah" Kata Kades Parsabolas.
Lanjutnya, selain dalam kondisi terikat juga wajah korban sudah berlumur darah dan luka diduga akibat benda tajam.
"Wajah korban luka seperti benda tajam dan darah sudah mengering" Ujarnya.
Sedangkan pencarian korban dimulai ketika anak korban memberitahukan Kadus yang langsung mengubungi warga di Simandalu Lombang yang kebetulan sedang takjiah (melayat) dirumah warga yang juga sedang berduka.
"Kadus menghubungi warga di Simandalu Lombang lalu berangkat ke Simandalu Dolok untuk melakukan pencarian dan ditemukan dan saya menelpon Camat Serta Polsek" Ucap Kades.
Setelahnya Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Padangsidimpian serta melakukan otopsi.
"Jadi dibawa ke Rumah Sakit. Termasuk saat ini lagi upaya otopsi" Tegas Kades di Rumah Sakit Umum Padangsidimpuan.
Sedangkan kondisi kediamqn korban dari informasi masyarakat termasuk lemari sudah dalam keadaan teracak.
Dari keterangan Kades Palsabolas Pardamean Harahap bahwa korban ditemukan dalam kondisi badan terikat tali sekitar pukul 00.30 WIB tak jauh dari kediaman korban.
"Jadi saya ditelpon Kadus (Kepala Dusun) mengabari bahwa ada warga atau korban yang tidak nampak dirumahnya. Lalu melakukan pencarian dan ditemukan dalam keadaan terikat dikebun tak jauh dari rumah" Kata Kades Parsabolas.
Lanjutnya, selain dalam kondisi terikat juga wajah korban sudah berlumur darah dan luka diduga akibat benda tajam.
"Wajah korban luka seperti benda tajam dan darah sudah mengering" Ujarnya.
Sedangkan pencarian korban dimulai ketika anak korban memberitahukan Kadus yang langsung mengubungi warga di Simandalu Lombang yang kebetulan sedang takjiah (melayat) dirumah warga yang juga sedang berduka.
"Kadus menghubungi warga di Simandalu Lombang lalu berangkat ke Simandalu Dolok untuk melakukan pencarian dan ditemukan dan saya menelpon Camat Serta Polsek" Ucap Kades.
Setelahnya Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Padangsidimpian serta melakukan otopsi.
"Jadi dibawa ke Rumah Sakit. Termasuk saat ini lagi upaya otopsi" Tegas Kades di Rumah Sakit Umum Padangsidimpuan.
Sedangkan kondisi kediamqn korban dari informasi masyarakat termasuk lemari sudah dalam keadaan teracak.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sepak Terjang Borkat S.Sos Menjadi Ketua Partai. Dari Hanya 2 Kursi Hingga Merebut Pimpinan DPRD 2 Periode Kini Naik Jadi Wakil Ketua DPW PAN
Rupiah Melemah, Gus Irawan Tawarkan KUR Bunga Nol Persen Untuk Petani Tapsel Pasca Bencana
Serahkan Sapi Kurban Ke DPC PDI Perjuangan Tapsel. Rapidin: Arahan Ketua Umum Megawati
PT AR Berdayakan Anak Muda, Batangtoru Bakal Surplus Telur dan Daging
Ibu dan Anak di Batangtoru Hilang Tertimbun Longsor
PT AR Gelar GreatTalk Martabe, Dorong Generasi Muda Untuk Berani Bermimpi
Komentar