Catatan HUT Pemko 2025: "Sidimpuan Bisa Jadi Kota Mati"

Amir Hamzah Harahap - Kamis, 16 Oktober 2025 14:59 WIB
Catatan HUT Pemko 2025: "Sidimpuan Bisa Jadi Kota Mati"
Ket. Fhoto: Mantan Pj Walikota Padangsidimpuan tahun 2018, Dr. Sarmadhan Hasibuan, SH, MM memberikan sambutan pada Rapat Paripurna HUT Pemko
analisamedan.com -Mantan Pj Walikota Padangsidimpuan, Dr. Sarmadan Hasibuan, SH, MM memberikan peringatan kepada Pemerintah daerah terkait tantangan yang akan dihadapi kedepan, Kamis (16/10/2025).

Menurut Pj Walikota tahun 2018 ini dalam sambutannya pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Padangsidimpuan Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Kota Padangsidimpuan Yang Ke-24 Tahun 2025 di Gedung Dewan Jalan Sudirman Ex Merdeka.

Dirinya memberikan gambaran bahwa Kota Padangsidimpuan bisa menjadi kota mati jika tidak pandai mengelolanya.

"Sidimpuan ini bisa menjadi Kota Mati' jika tidak pandai mengelolanya sebab kota ini minim sumber daya alam" Kata Mantan Pj Walikota Padangsidimpuan, Sarmadan Hasibuan yang pernah menjabat selama 11 bulan sebagai bahan masukan dan evaluasi.

Lanjutnya dihadapan Forkopimda, Anggota DPRD dan undangan melalui mikrophone dari podium di ruang paripurna menjelaskan secara rinci alasan tersebut.

"Jadi berdirinya kota ini dicetuskan visinya sebagai Kota Pendidikan, Kota Barang dan jasa. Tentu sebagai Kota Pendidikan harus mampu mempertahankan predikat itu dengan kwalitas agar orang datang kekota ini baik dari Paluta, Palas dan bahkan dari rokan hulu serta labuhan batu datang sekolah kesini sehinga terjadinya perputaran dan peningkatan ekonomi" Ujarnya dihadapan Walikota Letnan Dalimunthe dan Wakil Walikota Pahlevi.

Sama seperti visi Kota Barang dan Jasa.

"Juga harus mampu mengawal visi tersebut (barang dan jasa). Bayangkan itu Jalan Pantai barat hampir rampung sudah bisa dilintasi. Bagaimana jika nanti kedepan jalan lintas timur dibangun sampai kemadina tidak melintasi Sidimpuan lagi. Maka harus pandai-pandailah agar kota ini tidak menjadi Kota Mati" Tegasnya.

Sedangkan untuk tantangan efisiensi saat ini, Mantan Pj dan Sekda Padangsidimpuan ini juga menekankan agar Pemko mampu berinovasi.

"Kita sudah merasakan efisiensi tahun 2025 ini sampai Rp.50 Miliar yang mengakibatkan lesunya ekonomi, ini infonya tahun depan ada sekitar Rp.130 Miliar efisiensi. Oleh sebab sebab itu, kita diperlukan menggali sumber pendapatan baru (PAD)" Paparnya diharapan peserta Rapat Paripurna HUT Pemko Padangsidimpuan.

Harapan Kepada Dewan

Mantan Kadispenda Provsu Tahun 2016 ini memberikan harapan kepada Walikota dan DPRD untuk sama-sama membawa pembangunan untuk Padangsidimpuan.

"Dari aspirasi warga terkait Infrastruktur yang kurang, bermohon disini kepada pak Letnan dan Pak Levi untuk memperhatikan. Juga kepada bapak dewan bantulah pak Walikota Letnan dan Pak Wakil Walikota Levi untuk pembangunan Padangsidimpuan" Tegasnya.

Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru