MUI Medan dan Yayasan CLS Perkuat Sinergi Ecoteologi untuk Atasi Krisis Sampah
analisamedan.com -Komitmen membangun peradaban global berbasis ecoteologi dan pelestarian sumber daya alam mengemuka dalam pertemuan antara Yayasan Cakrawala Lestari Sumatera dan Majelis Ulama Indonesia Kota Medan, Kamis (30/4/2026. Pertemuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menjawab persoalan lingkungan, khususnya krisis sampah di Kota Medan.
Ketua Yayasan CLS, Dr. H. Jamiluddin Marpaung, M.A., menjelaskan bahwa lahirnya CLS berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi lingkungan yang kian memprihatinkan akibat rendahnya kesadaran masyarakat.
"Banyak jalan dan lorong di Sumatera Utara dipenuhi sampah akibat ketidakpedulian dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang kebersihan. Berdasarkan penelitian teologi lingkungan yang kami lakukan di 21 kecamatan di Medan, produksi sampah mencapai sekitar 2 ton per hari, namun hanya sekitar 100 kilogram yang dapat diolah menjadi bahan bakar. Ini menunjukkan lemahnya pengelolaan sekaligus minimnya kesadaran kolektif," ujarnya.
Polusi Udara Akibat Karhutla Landa Medan, Yayasan CLS Desak Penanganan Serius
Yayasan Cakrawala Lestari Sumatera Ucapkan Selamat Milad ke-60 MW KAHMI
Pengurus BKM Masjid Al Badar/Al Badar Center Periode 2026-2031 Dikukuhkan
Ketua DPRD Kota Medan Ajak Optimalkan Fungsi Alat Kelengkapan Dewan
Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS Sampaikan Catatan Penting