Patroli Dini Hari Gagalkan Tawuran Geng Motor RNR, 14 Orang Diamankan

Bardan - Minggu, 01 November 2026 06:50 WIB
Patroli Dini Hari Gagalkan Tawuran Geng Motor RNR, 14 Orang Diamankan
analisamedan.com/dok
Personel gabungan Polsek Medan Tuntungan dan Direktorat Samapta Polda Sumatera Utara menggagalkan rencana aksi tawuran antarkelompok geng motor di kawasan Flamboyan Raya, Kecamatan Medan Tuntungan.

analisamedan.com - Rencana aksi tawuran antarkelompok geng motor di kawasan Flamboyan Raya, Kecamatan Medan Tuntungan, berhasil digagalkan personel gabungan Polsek Medan Tuntungan dan Direktorat Samapta Polda Sumatera Utara.

Dalam patroli yang berlangsung Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 04.00 WIB tersebut, polisi mengamankan 14 orang yang diduga merupakan anggota geng motor Rock N Roll (RNR).

Petugas juga menyita sembilan unit sepeda motor serta sejumlah senjata tajam yang diduga dipersiapkan untuk aksi bentrokan, yakni empat bilah celurit dan dua sabit berukuran besar.

Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Adil Ginting, mengatakan pengungkapan itu berawal ketika personel gabungan melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Saat menyisir kawasan tersebut, petugas mendapati sekelompok orang yang diduga tengah bersiap melakukan tawuran.

Dari informasi yang dihimpun, kelompok RNR diduga telah membuat janji untuk bentrok dengan kelompok geng motor Simple Life (SL). Kawasan Perumahan Taman Anggrek, Flamboyan Raya, disebut menjadi lokasi berkumpulnya kelompok tersebut.

Petugas kemudian melakukan penindakan untuk mencegah terjadinya bentrokan. Dari sekitar 40 orang yang terpantau berada di lokasi, sebanyak 14 orang berhasil diamankan, sementara lainnya tidak turut diamankan.

Adil Ginting menegaskan, patroli gabungan tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah aksi tawuran, khususnya pada waktu dini hari yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan, Ipda Ropii, SH MH, mengatakan ke-14 orang yang diamankan telah menjalani penanganan dan pembinaan dengan melibatkan orang tua masing-masing.

Setelah proses pembinaan, mereka dikembalikan kepada keluarga. Namun, sebagai bentuk pengawasan, ke-14 orang tersebut diwajibkan melapor ke Polsek Medan Tuntungan sebanyak dua kali dalam sepekan.

Polisi berharap pembinaan tersebut dapat memberikan efek pencegahan sehingga mereka tidak kembali terlibat dalam aksi tawuran maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

Pihak kepolisian juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama ketika berada di luar rumah hingga larut malam.

Polsek Medan Tuntungan bersama Dit Samapta Polda Sumut memastikan patroli akan terus ditingkatkan guna mengantisipasi aksi tawuran geng motor dan menjaga situasi keamanan di wilayah Medan Tuntungan tetap kondusif.


Editor
: Bardan
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru