MUI Medan dan Yayasan CLS Perkuat Sinergi Ecoteologi untuk Atasi Krisis Sampah

Gustan Pasaribu - Jumat, 01 Mei 2026 07:48 WIB
MUI Medan dan Yayasan CLS Perkuat Sinergi Ecoteologi untuk Atasi Krisis Sampah
dokumenanalisamedan.com
Komitmen membangun peradaban global berbasis ecoteologi dan pelestarian sumber daya alam mengemuka dalam pertemuan antara Yayasan Cakrawala Lestari Sumatera dan Majelis Ulama Indonesia Kota Medan, Kamis (30/4/2026.


Ia menegaskan bahwa persoalan lingkungan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga moral dan spiritual. Karena itu, pendekatan ecoteologi menjadi penting untuk membangun kesadaran berbasis nilai keagamaan.

"Dalam perspektif keagamaan, membuang sampah sembarangan dan merusak lingkungan adalah perbuatan tidak terpuji, bahkan dapat bernilai dosa. Maka kami mengajak MUI untuk menjalin kemitraan strategis dalam kegiatan sosial dan edukasi agar masyarakat memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan demi keberlanjutan generasi mendatang," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Kota Medan, Dr. H. Hasan Matsum, M.Ag., menyambut baik gagasan tersebut dan menilai pendekatan ecoteologi sejalan dengan peran ulama dalam membimbing umat, tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga kehidupan sosial dan lingkungan.

"Kami mengapresiasi gagasan dari Yayasan CLS, khususnya dalam mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan pelestarian lingkungan. Pemerintah Kota Medan pada prinsipnya sangat mendukung program-program MUI yang menyentuh kepentingan umat. Sinergi ini bahkan telah terjalin sejak masa Wali Kota Bobby Nasution dan berlanjut hingga saat ini," ujarnya.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru