2 Dapur MBG di Sidimpuan Tidak Beroperasi. Siswa Pulang Sekolah Kecewa
Amir Hamzah Harahap - Senin, 08 Juni 2026 21:28 WIB
Ilustrasi
analisamedan.com -2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara tidak beroperasi memberikan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa disejumlah sekolah pada Senin (08/06/2026).
Hal tersebut diketahui setelah para siswa pulang sekolah dan tidak mendapatkan program MBG seperti biasanya.
"Hari ini ngak ada MBG. Dari rumah tadi sengat sedikit makan ternyata ngak datang sampe pulang sekolah. Biasanya ada ayam om" Kata siswa di Komplek Sekolah Sadabuan.
Kedua Dapur MBG tersebut yakni Dapur SPPG yang terletak di Kecamatan Angkola Julu dan SPPG di Kelurahan Sadabuan, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.
Hal tersebutpun dibenarkan Kepala SPPI Sadabuan, Faiz Tria, Yayasan Terang Benderang.
"Hanya keterlambatan pencairan dana banper. Besok kami sudah kembali operasional " Kata Kepala SPPI.
Korwil BGN Padangsidimpuan juga membenarkan bahwa keadaan tersebut dikarenakan masalah operasional.
"Ia bang. Keduanya akan segera beroperasi bang" Kata Korwil Dian Erlangga Putra Simanjuttak.
Diketahui, faktor utama yang memicu kondisi tersebut adalah keterlambatan distribusi dana operasional dari BGN pusat ke tingkat daerah.
Hal tersebut diketahui setelah para siswa pulang sekolah dan tidak mendapatkan program MBG seperti biasanya.
"Hari ini ngak ada MBG. Dari rumah tadi sengat sedikit makan ternyata ngak datang sampe pulang sekolah. Biasanya ada ayam om" Kata siswa di Komplek Sekolah Sadabuan.
Kedua Dapur MBG tersebut yakni Dapur SPPG yang terletak di Kecamatan Angkola Julu dan SPPG di Kelurahan Sadabuan, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.
Hal tersebutpun dibenarkan Kepala SPPI Sadabuan, Faiz Tria, Yayasan Terang Benderang.
"Hanya keterlambatan pencairan dana banper. Besok kami sudah kembali operasional " Kata Kepala SPPI.
Korwil BGN Padangsidimpuan juga membenarkan bahwa keadaan tersebut dikarenakan masalah operasional.
"Ia bang. Keduanya akan segera beroperasi bang" Kata Korwil Dian Erlangga Putra Simanjuttak.
Diketahui, faktor utama yang memicu kondisi tersebut adalah keterlambatan distribusi dana operasional dari BGN pusat ke tingkat daerah.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Siswa di Sidimpuan Dilarang Bawa Makanan Kesekolah Berbungkus Plastik
Rugi Ratusan Juta, Wanita Muda di Sidimpuan Dilaporkan Kasus Investasi Bodong
Terungkap! Kenderaan Dinas Milik Pemko Padangsidimpuan Banyak Yang Nunggak PKB
Daftar Lurah di Padangsidimpuan Yang Dilantik Hari Ini
Benarkah DPRD Sidimpuan Kecipratan Dana Bencana Rp.110 Miliar? Kajari Diminta Awasi
Satpol PP Sidimpuan Tertibkan Spanduk dan Pondok Tertutup
Komentar