Warga Tobat Padangsidimpuan Minta Proyek ADK Dihentikan Serta Kejaksaan Segera Periksa

Amir Hamzah Harahap - Minggu, 01 November 2026 20:11 WIB
Warga Tobat Padangsidimpuan Minta Proyek ADK Dihentikan Serta Kejaksaan Segera Periksa
analisamedan.com -Warga Kelurahan Tobat, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan meminta Aparat Penegak Hukum (APH), Lurah, Camat dan Walikota Padangsidimpuan untuk segera mengkaji ulang pengerjaan fisik proyek Alokasi Dana Kelurahan (ADK) jenis Paving Block di Lingkungan satu secepatnya, Minggu (01/11/2026).

Dimana proyek bersumber dari uang rakyat yang sedang dikerjakan ini dinilai sangat janggal mulai dari meterial yang digunakan hingga keberadaan papan merk proyek untuk keterbukaan informasi masyarakat tidak ditemui dilokasi.

Dari pantauan lapangan, proyek ADK biasanya dengan pagu Rp.140 Juta ini menggunakan paving blok yang perlu diuji kembali sesuai aturan menggunakan FC 20/K250.

"Itu perlu dijelaskan dan dikaji ulang, Paving Block ini sepertinya bukan standart pengerjaan konstruksi dan pavingnya berwarna semen kasar dan masih basah. Perlu itu ditunjukkan dari mana sumbernya serta tunjukkan hasil dari uji lab dan sertifikatnya itu. Ini mutunya dipertanyakan bahkan ditumpukan paving sudah banyak yang pecah sebelum dipasang" Ungkap Warga Bernama Hamzah Lubis.

Selain Paving, pihaknya juga mempertanyakan jalan dengan panjang 169 meter itu dengan lebar berpariasi mulai dari 1,2 meter ini dari hitungannya menghabiskan 8600 buah x Rp.2100 rupiah= Rp.18.148.200.

Dengan biaya tukang 1 orang Rp.150 Ribu/hari dan anggota sebanyak 5 orang Rp.100 ribu/hari x 2 minggu (12 hari kerja) = Rp.7.800.000,. Sedangkan biaya pasir uruk diperkirakan sebanyak 10 kubik x Rp.200 Ribu = Rp.2.000.000,.

"Itu juga kita minta Lurah memberikan RABnya. Karena dari hitungan kita hanya menghabiskan Rp.27.948.200,- itu tanpa pengerukan pondasi pengikat paving karena mereka menggunakan pondasi lama yang sedikit diplester. Padahal anggarannya Rp.140 Juta. Fantastis bukan. Sudah layak kan ini diperiksa Kejaksaan!" Ungkap Warga Hamzah dan Chairul Muslim.

Selain itu warga juga protes, masalah jalan lingkungan/gang tak jauh dari proyek tersebut.

"Kalau pengerjaannya hanya seperti itu kenapa Gang Ikhlas yang hanya berjarak beberapa meter dari situ tidak dibangun. Kami langganan dan korban banjir tapi dibiarkan. Apakah karena tidak ada pejabat disini?" Tegas Chairul Muslim.

Warga Tobat Siap Gelar Aksi di Kantor Camat dan Walikota Secepatnya

"Kami siap menyampaikan tuntutuan ini secepatnya ke Kantor Camat dan Kantor Walikota Padangsidimpuan. Kami bawa sekalian paving block ini biar di lihat dan dicicipi camat serta walikota" Kata Warga M Asrul Azhari warga Tobat.

Tanggapan Lurah Tobat

Saat dikonfirmasi Lurah Kelurahan Tobat, Kecamatan Padangsidimpuan, Eka Putra Wira Negara terkait hal tersebut belum memberikan keterangan.

Tanggapan Camat

Menanggapi keluhan masyarakat ini, Camat Padangsidimpuan, Andre Gunawan Harahap yang dikonfirmasi mengungkapkan akan menyampaikan secepatnya kepada Lurah. "Akan saya sampaikan kepada lurah dan tim teknis masalah ini" Tegasnya.


Nb. Berita Ini Ditampilkan Atas Aspirasi Masyarakat ke Redaksi

Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru