DMDI Indonesia Fasilitasi Kerjasama Kadin Aceh dan DMDI Malaysia
Kerjasama yang akan dijalani nantinya meliputi
bidang kesehatan, produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta
pendidikan.
Hal ini terungkap saat Kadin Aceh melakukan
pertemuan dengan DMDI Malaysia dan DMDI Indonesia di Aula Kadin Aceh, Rabu (17/01/2024).
Turut hadir pada pertemuan itu, Wakil Koordinator Bidang Ekonomi Kadin H Ramli, Ketua DMDI Malaysia
Prof Emeritus Datuk Wira Dr Mohd Jamil Mukmin, Chair Woman Saudagar Malaysia
yang juga pengurus DMDI Putrajaya Malaysia Dato' Joya Abd Rashid beserta delegasi lainnya.
Hadir juga Sekretaris Jenderal (Sekjen)DMDI
Indonesia Muhammad Hasbi yang juga mantan Ketum BPD HIPMI Riau 2008 - 2011 dan Ketua DMDI Aceh
Aidi Kamal.
Pada pertemuan tersebut, Wakil Koordinator
Bidang Ekonomi Kadin Aceh, H Ramli mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi
kerjasama yang akan dijalin nantinya dengan DMDI Malaysia.
Sebab, kerjasama tersebut akan menjadi salah
satu pintu masuk bagi pelaku UMKM Aceh untuk memperkenalkan serta mengembangkan
produk usaha mereka hingga ke luar negeri.
"Kita harapkan nantinya akan ada kerjasama
yang berkesinambungan, baik bidang kesehatan dan juga UMKM, yang nantinya akan
kita bawa hasil UMKM dari Aceh ini ke Kuala Lumpur dan kita buat MoU disana,"
ujar Ramli.
Apalagi saat ini, lanjutnya, terdapat 20
organisasi perempuan pelaku ekonomi di bawah Kadin Aceh yang bergerak aktif dan berharap
adanya dukungan serta kerjasama di dunia internasional.
Maka dari itu, kerjasama antara Kadin Aceh dan
DMDI Malaysia ini nantinya diharapkan akan dapat meningkatkan kesejahteraan
masyarakat Aceh dan Malaysia.
"Insya Allah Februari 2024 mendatang ditandatangani MoU antara Kadin Aceh
dan DMDI. Kemudian, Jumat (26/4/2024) akan ada pengukuhan di Malaysia antara
silaturahmi DMDI Malaysia dan Nusantara. Pada saat itu juga nantinya akan
dilakukan MoU, dan diresmikan oleh Presiden DMDI," ungkap Ramli.
Pengurus DMDI Malaysia Putrajaya Dato' Joya
Abd Rashid mengatakan selama bergelut di dunia usaha dan terjun ke sosial,
pihaknya telah membentuk lebih dari 10 ribu usahawan perempuan yang bertajuk
"From Zero to Hero" dan saat ini hasilnya telah dapat mereka sumbangkan kepada
negara.
"Kita harap MoU ini nantinya bisa mengikuti
langkah10 ribu usahawan yang telah kita bentuk di Malaysia. Sehingga para
pelaku UMKM di Aceh bisa sejahtera," imbuhnya.
Merespon hal itu, Ketua Umum DMDI Indonesia
Datuk H Said Aldi Al Idrus SE MM berharap akan terjalin kerjasama yang
berkelanjutan nantinya sebagai hasil dari pertemuan ini.
"Tujuannya, adalah untuk meningkatkan
kerjasama antara Kadin Aceh dan DMDI yang mempunyai perwakilan di 23 negara.
Sehingga hubungan silaturahim Kadin dan DMDI tetap terjalin," tutur Said Aldi.
Said Aldi yang juga mantan Ketum BPD HIPMI Sumut 2008 hingga 2011 ini, tetap
terus berkomitmen untuk meningkatkan perekonomian daerah diseluruh Indonesia.
"Maka dari itu, tidak salah bila hari ini DMDI
Indonesia dan DMDI Aceh memfasilitasi pertemuan silaturahim DMDI Malaysia
dengan Kadin Aceh untuk berbincang soal kerjasama,saya ingatkan kepada DMDI Malaysia
dan Kadin Aceh, pertemuan ini harus
berkelanjutan jangan hanya usai seremoni pada hari ini saja, karena perjuangan kita
untuk mensejahterakan rakyat masih sangat di tunggu dengan gerakkan nyata" tegasnya.
Universitas Tjut Nyak Dhien dan PWI Sumut Jalin Kerjasama
UMSU dan UINSU Sepakat Perkuat Kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi
PWI Sumut dan UIN Sumatera Utara Bangun Kerjasama Strategis
LLDIKTI Wilayah I Dorong Kolaborasi Kampus: UMA Jadi Tuan Rumah Penguatan Kerja Sama Perguruan Tinggi
BPJS Ketenagakerjaan jalin Kerjasama dengan KPU Palas