Jelang Armuzna, Jemaah Haji Kloter 09 KNO Sudah Kantongi Kartu Nusuk
Lukman menyampaikan, setibanya di bus saat pendorongan ke Makkah biasanya pihak syarikah membagikannya di dalam bus atau hotel, dan lazimnya Kartu Nusuk akan dibagikan maksimal dalam waktu 1x24 jam oleh syarikah atau perusahaan penyedia layanan haji.
Proses distribusi bahkan disertai pemotretan sebagai bukti serah terima. Jika hilang, proses penggantian tidak mudah dan membutuhkan pelaporan ke petugas hotel, kloter, hingga koordinasi ulang dengan pihak syarikah. Bahkan, jemaah bisa tertahan dalam perjalanan ke Arafah Mina Muzdalifah (Armuzna) jika tidak memiliki kartu ini.
"Ini bukan sekadar kartu, tapi tiket utama untuk seluruh proses ibadah haji. Karena nusuk ini lebih lengkap dari paspor," ujar Lukman.
Lukman menambahkan, karena pentingnya dokumen ini, Kartu Nusuk harus selalu dikalungkan oleh jemaah kemanapun mereka pergi. Ini tidak hanya memudahkan identifikasi jika tersesat, tetapi juga menyelamatkan mereka dari potensi penolakan di berbagai titik layanan.
" Alhamdulillah, untuk kloter 09 KNO Sumut yang berjumlah 360 semuanya sudah memiliki kartu walau kami bersusah payah untuk terus mengingatkan pihak syarikah," pungkasnya.
Universitas Medan Area Sembelih 24 Ekor Lembu dan 2 Ekor Kambing pada Iduladha 1447 H
Kakanwil Kemenhaj Sumut Berangkatkan Kloter Pamungkas Embarkasi Medan
Kloter Terakhir Embarkasi Medan Tiba di Ahmed
Wamenhaj RI Apresiasi Kesiapan Sumut Tangani Jemaah Transit dan Technical Landing
Akibat Dimensia, Dua Jemaah Haji Asal Tapsel dan Tanjungbalai Dipulangkan