Musorprov KONI Sumut Dibuka PJ Sekda, Target PON 2028 Diungkap
Hadi Iswanto - Selasa, 15 April 2025 21:41 WIB
ist
Musorprov KONI Sumut digelar
analisamedan.com -Gubernur Sumatera Utara melalui PJ Sekda Efendy Pohan bicara soal rarget Sumatera Utara di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 Nusa Tenggara Barat-Nusa Tenggara Timur 2028 mendatang.
Hal itu ia sampaikan saat membuka Musorprov KONI Sumut di Medan, Selasa.
"Target kita harus bisa mempertahankan empat besar, kalau bisa lebih naik lagi," kata Effendy Pohan.
Agar target tersebut dapat tercapai, lanjut dia, berbagai persiapan harus dimaksimalkan sejak dini, termasuk mematangkan persiapan atlet dengan memanfaatkan berbagai venue dan berbagai peralatan yang digunakan di PON lalu.
Tentunya, kerja sama dan kolaborasi yang baik dari berbagai pihak, baik antara pemerintah daerah, KONI, pengprov dan pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan.
"Tentunya untuk mempertahankan posisi empat besar itu bukanlah hal yang mudah.Namun dengan kerja sama yang baik antara kita semua, tentunya target itu bukanlah hal yang tak mungkin.Persiapan harus dimulai dari sekarang khususnya persiapan atlet melalui pemusatan latihan daerah," katanya.
Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan Pemprov Sumut berkomitmen kuat mendukung ekosistem olah raga dalam bentuk nyata yang tujuan utamanya demi semakin majunya olahraga di daerah itu dan mampu melahirkan l bih banyak lagi atlet-atlet nasional.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga komitmen dalam pemanfaatan sarana dan prasarana yang digunakan dalam PON Sumut-Aceh lalu, khususnya di Sport Center di Desa Sena, Kabupaten Deli Serdang, apalagi beberapa diantaranya sudah berstandar nasional dan internasional.
"Khusus pengelolaan dan pemanfaatan berbagai venue usai PON lalu, saat ini sedang disiapkan peraturan daerahnya sehingga dapat dioptimalkan, khususnya dalam pembinaan atlet," katanya.
"Komitmen selanjutnya adalah dalam hal pembinaan berkelanjutan, baik terhadap atlet, pelatih maupun wasit. Juga penguatan PPLP sebagian upaya sistemik untuk mencetak bibit unggul sejak dini," tambahnya.
Sementara Ketua KONI Sumu tJhon Ismadi Lubis mengatakan pada PON 2024 lalu, kontingen Sumatera Utara berhasil masuk empat besar dengan raihan 80 emas ,59 perak dan115 perunggu.
Prestasi itu tentunya menjadi sangat luar biasa, mengingat Sumatera Utara terakhir kalinya bisa masuk dalam empat besar adalah 70 tahun lalu saat penyelenggaraan PON tahun 1953.
"Menjadi tugas berat kita bersama bagimana pada PON mendatang Tahun 2028 di NTB-NTT, Sumut bisa mempertahankan posisi empat besar itu. Maka dari sekarang kita harus sudah merumuskan dan menyiapkan programnya, khususnya dalam hal menyiapkan dan mematangkan persiapan atlet kita," katanya.
Hal itu ia sampaikan saat membuka Musorprov KONI Sumut di Medan, Selasa.
"Target kita harus bisa mempertahankan empat besar, kalau bisa lebih naik lagi," kata Effendy Pohan.
Agar target tersebut dapat tercapai, lanjut dia, berbagai persiapan harus dimaksimalkan sejak dini, termasuk mematangkan persiapan atlet dengan memanfaatkan berbagai venue dan berbagai peralatan yang digunakan di PON lalu.
Tentunya, kerja sama dan kolaborasi yang baik dari berbagai pihak, baik antara pemerintah daerah, KONI, pengprov dan pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan.
"Tentunya untuk mempertahankan posisi empat besar itu bukanlah hal yang mudah.Namun dengan kerja sama yang baik antara kita semua, tentunya target itu bukanlah hal yang tak mungkin.Persiapan harus dimulai dari sekarang khususnya persiapan atlet melalui pemusatan latihan daerah," katanya.
Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan Pemprov Sumut berkomitmen kuat mendukung ekosistem olah raga dalam bentuk nyata yang tujuan utamanya demi semakin majunya olahraga di daerah itu dan mampu melahirkan l bih banyak lagi atlet-atlet nasional.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga komitmen dalam pemanfaatan sarana dan prasarana yang digunakan dalam PON Sumut-Aceh lalu, khususnya di Sport Center di Desa Sena, Kabupaten Deli Serdang, apalagi beberapa diantaranya sudah berstandar nasional dan internasional.
"Khusus pengelolaan dan pemanfaatan berbagai venue usai PON lalu, saat ini sedang disiapkan peraturan daerahnya sehingga dapat dioptimalkan, khususnya dalam pembinaan atlet," katanya.
"Komitmen selanjutnya adalah dalam hal pembinaan berkelanjutan, baik terhadap atlet, pelatih maupun wasit. Juga penguatan PPLP sebagian upaya sistemik untuk mencetak bibit unggul sejak dini," tambahnya.
Sementara Ketua KONI Sumu tJhon Ismadi Lubis mengatakan pada PON 2024 lalu, kontingen Sumatera Utara berhasil masuk empat besar dengan raihan 80 emas ,59 perak dan115 perunggu.
Prestasi itu tentunya menjadi sangat luar biasa, mengingat Sumatera Utara terakhir kalinya bisa masuk dalam empat besar adalah 70 tahun lalu saat penyelenggaraan PON tahun 1953.
"Menjadi tugas berat kita bersama bagimana pada PON mendatang Tahun 2028 di NTB-NTT, Sumut bisa mempertahankan posisi empat besar itu. Maka dari sekarang kita harus sudah merumuskan dan menyiapkan programnya, khususnya dalam hal menyiapkan dan mematangkan persiapan atlet kita," katanya.
Editor
: Hadi Iswanto
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kadispora Sumut Ingatkan Cabor Lakukan Persiapan Maksimal Menuju PON 2028
Dilepas Gubsu Menuju PON Beladiri di Kudus, Sumut Bidik 40 Medali
3 Pesan Gubernur Bobby saat Pelantikan KONI Sumut Periode 2025-2029
Hatunggal Siregar Pimpin KONI Sumut
Atlet Sumut Peraih Medali PON dan Peparnas Girang, Terima Bonus Tanpa Dipotong Pajak
Pendaftaran Dimulai 8 April, Balon Ketum KONI Sumut Harus Penuhi Persyaratan Ini
Komentar