Rektor UINSU : Peringatan Nuzulul Qur’an Momentum Mengingat Kembali Peran Al-Qur’an Dalam Membimbing Kehidupan Manusia

Sugiatmo - Kamis, 12 Maret 2026 22:39 WIB
Rektor UINSU :  Peringatan Nuzulul Qur’an Momentum Mengingat Kembali Peran Al-Qur’an Dalam Membimbing Kehidupan Manusia
analisamedan.com/dok
Rektor UIN Sumut Prof Nurhayati saat menyampaikan kata sambutan dalam acara Nuzulul Qur'an di lingkungan UINSU

analisamedan.com - Suasana Ramadan terasa semakin khidmat di lingkungan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan ketika civitas akademika berkumpul dalam kegiatan peringatan Nuzulul Qur'an yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.

Acara yang berlangsung di Masjid Ulul Albab Kampus 1 tersebut mengusung tema yang unik dan relevan dengan perkembangan zaman, yakni "Al-Qur'an sebagai Operating System Kehidupan di Era Smart University."

Tema tersebut menjadi refleksi penting bagi seluruh peserta bahwa kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan tetap harus berpijak pada nilai-nilai spiritual dan moral yang bersumber dari Al-Qur'an.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika lainnya yang menjadi bagian dari keluarga besar UINSU Medan.

Momentum Nuzulul Qur'an dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat kebersamaan dan memperdalam pemahaman terhadap pesan-pesan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Selain tausiyah keagamaan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama serta buka puasa yang mempererat silaturahmi antar civitas akademika.

Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur'an di lingkungan kampus tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk mengingat kembali peran Al-Qur'an dalam membimbing kehidupan manusia.

Ia menekankan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci tersebut harus menjadi fondasi dalam membangun peradaban yang berintegritas, termasuk dalam dunia pendidikan tinggi.

Menurutnya, tema yang diangkat pada kegiatan ini sangat relevan dengan semangat transformasi perguruan tinggi menuju konsep smart university. Ia mengibaratkan Al-Qur'an sebagai sistem utama yang mengarahkan cara berpikir, bersikap, dan bertindak manusia di tengah perkembangan teknologi modern.

"Sebuah pengingat bahwa secanggih apa pun teknologi, hati dan langkah kita harus tetap terpandu oleh 'software' Ilahi. Al-Qur'an bukan hanya bacaan, tetapi sistem yang menggerakkan peradaban," ujarnya.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru