Universitas Medan Area dan USIM Kembangkan Riset Blockchain dan Profesionalisme Amil Zakat
analisamedan.com -Universitas Medan Area (UMA) semakin menegaskan kiprahnya di kancah internasional dengan menjalin kerja sama strategis bersama Universiti Sains Islam Malaysia (USIM). Kolaborasi ini melahirkan dua penelitian unggulan yang dinilai berdampak besar bagi pengelolaan zakat di Asia Tenggara, yakni riset penerapan teknologi blockchain untuk transparansi zakat dan kajian tentang profesionalisme serta kompetensi amil zakat.
Kedua penelitian tersebut menjadi bukti nyata komitmen UMA dalam mendorong inovasi dan penguatan sumber daya manusia (SDM).
Penelitian pertama berjudul Application of Blockchain Technology of Zakat Collection and Distribution in Malaysia and Indonesia berfokus pada penerapan blockchain sebagai sistem pengelolaan zakat yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.
Hasil riset menunjukkan prototipe sistem blockchain zakat mampu meningkatkan akuntabilitas hingga 30 persen berdasarkan simulasi. Teknologi ini dinilai mampu mempercepat distribusi, meminimalisir penyalahgunaan, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga zakat di Indonesia maupun Malaysia.
Program kedua berjudul Professionalism and Competency of Amil Zakat in Malaysia and Indonesia: Strategies for Sustainability menekankan pentingnya integritas, etika, dan kompetensi para amil zakat sebagai garda terdepan pengelolaan zakat.
Kajian ini menghasilkan kerangka kompetensi amil zakat serta modul sertifikasi profesi amil yang telah diujicobakan pada 20 amil zakat di Kota Medan. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat, meningkatkan profesionalisme, serta memastikan keberlanjutan pengelolaan zakat dalam jangka panjang.
Kolaborasi UMA–USIM ini melibatkan 10 dosen dan 15 mahasiswa dari kedua kampus, melahirkan dua publikasi ilmiah bersama, serta menjadi dasar penyusunan kurikulum baru di UMA.
"Kolaborasi riset dengan UMA telah membuka wawasan baru tentang integrasi teknologi dan manajemen amil. Hasilnya tidak hanya bermanfaat bagi Malaysia dan Indonesia, tetapi juga relevan untuk dunia Islam secara global," ungkap Dr. Khairil Faizal Khairi dari USIM.
Program ini juga berkontribusi pada Indikator Kinerja Utama (IKU) 6, yakni kerja sama dengan dunia usaha dan industri (DUDI).
Keberhasilan UMA bersama USIM menunjukkan bahwa integrasi inovasi teknologi dan penguatan SDM adalah kunci pengelolaan zakat masa depan yang lebih transparan, berintegritas, dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus memperkuat reputasi Indonesia di tingkat internasional dan menempatkan UMA sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif memberikan solusi atas tantangan global.
Pengurus MUI Kota Medan Periode 2026-2031 Dikukuhkan, Ini Pesan Ketua Umum
Satu Kolaborasi, Sejuta Energi: KAI Divre I Sumut Dukung Mobilitas Masyarakat pada HUT ke-78 Sumatera Utara
Legislator NasDem Nilai "Gubsu Menampar Sopir Dirut Bentuk Kepedulian Bapak Terhadap Anak".
MUKERDA MUI Sumut Momentum Strategis Bangkitkan Kesadaran Keislaman Umat
PT Musim Mas Hibahkan Smart Class ke UIN Sumut, Rektor : Akan Lahir Generasi Berkualitas dan Unggul