Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak 2024 Akan Berlangsung 24 Hari Lagi
Amir Hamzah Harahap - Senin, 04 November 2024 18:23 WIB
analisamedan.com - Pada Rabu, 27 November 2024. Pilkada serentak tahun ini berlangsung di 545 daerah, yang terdiri dari 37 provinsi serta 508 kabupaten dan kota.
Selama masa kampanye Pilkada Serentak 2024, ketua media Komunikasi DPD IMM SUMUT Achmad yani mengajak penyelenggara platform digital dan media sosial di Indonesia bekerja sama menjaga ruang digital.
"Mari kita saling bahu-membahu mewujudkan Pilkada yang kondusif, aman, dan damai, demi mewujudkan demokrasi yang bermakna dan berkualitas," ungkapnya dalam Pilkada Damai 2024 Anti-Hoaks (03/11/2024).
Menurut Achmad yani, masa kampanye menjadi momentum penting dalam menjaga dan merawat ruang digital agar tetap demokratis, kondusif, serta penuh kegembiraan.
"Masa pelaksanaan kampanye telah dimulai sejak Rabu, 25 September 2024, hingga Sabtu, 23 November 2024. Perlu kita ingat bersama, bahwa perhatian warga dunia sedang terarah pada demokrasi kita," jelasnya.
peningkatan literasi demokrasi, literasi politik, dan literasi digital masyarakat.
"Dengan menjunjung tinggi semangat Pilkada Damai 2024, baik di ruang fisik maupun ruang digital," tandasnya.
Deklarasi mencakup tiga komitmen dalam mewujdukan Pilkada Damai 2024, yang mencakup komitmen penuh untuk mengkampanyekan, dan menjaga ruang digital yang kondusif, dan damai sepanjang perhelatan Pilkada 2024.
"Selanjutnya komitmen penuh untuk secara tegas memberantas segala bentuk konten negatif di internet, yang melanggar peraturan perundang-undangan, terutama perang terhadap hoaks terkait Pilkada," jelas Achmad yani.
Menurut Achmad yani ketua media kominikasi DPD IMM SUMUT, deklarasi juga mencakup upaya membuka ruang kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama maupun tokoh masyarakat, media, akademisi, organisasi masyarakat sipil, komunitas, pegiat media sosial, dan elemen masyarakat lainnya untuk mewujudkan Pilkada Damai 2024 secara kolaboratif.
Selama masa kampanye Pilkada Serentak 2024, ketua media Komunikasi DPD IMM SUMUT Achmad yani mengajak penyelenggara platform digital dan media sosial di Indonesia bekerja sama menjaga ruang digital.
"Mari kita saling bahu-membahu mewujudkan Pilkada yang kondusif, aman, dan damai, demi mewujudkan demokrasi yang bermakna dan berkualitas," ungkapnya dalam Pilkada Damai 2024 Anti-Hoaks (03/11/2024).
Menurut Achmad yani, masa kampanye menjadi momentum penting dalam menjaga dan merawat ruang digital agar tetap demokratis, kondusif, serta penuh kegembiraan.
"Masa pelaksanaan kampanye telah dimulai sejak Rabu, 25 September 2024, hingga Sabtu, 23 November 2024. Perlu kita ingat bersama, bahwa perhatian warga dunia sedang terarah pada demokrasi kita," jelasnya.
peningkatan literasi demokrasi, literasi politik, dan literasi digital masyarakat.
"Dengan menjunjung tinggi semangat Pilkada Damai 2024, baik di ruang fisik maupun ruang digital," tandasnya.
Deklarasi mencakup tiga komitmen dalam mewujdukan Pilkada Damai 2024, yang mencakup komitmen penuh untuk mengkampanyekan, dan menjaga ruang digital yang kondusif, dan damai sepanjang perhelatan Pilkada 2024.
"Selanjutnya komitmen penuh untuk secara tegas memberantas segala bentuk konten negatif di internet, yang melanggar peraturan perundang-undangan, terutama perang terhadap hoaks terkait Pilkada," jelas Achmad yani.
Menurut Achmad yani ketua media kominikasi DPD IMM SUMUT, deklarasi juga mencakup upaya membuka ruang kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama maupun tokoh masyarakat, media, akademisi, organisasi masyarakat sipil, komunitas, pegiat media sosial, dan elemen masyarakat lainnya untuk mewujudkan Pilkada Damai 2024 secara kolaboratif.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Mutasi Polri, Kapolres Padangsidimpuan Dijabat AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky
Sosialisasi DTSEN, Walkot Letnan: Kunci Bantuan Tepat Sasaran
1 Dari 3 Yang Wafat Saat Mengikuti Latsarmil KDMP Merupakan Warga Padangsidimpuan
Polri Bangun Bak Penampungan Air Bersih Untuk Tiga Desa di Padangsidimpuan
Kadis BKD Padangsidimpuan Mengundurkan Diri, Gantinya Ikhwan Nasution
Tak Kunjung Dibangun Pemko, Kades Ujung Gurap Anggarkan ADD Untuk Rehab Rambin
Komentar