IRT di Sidimpuan Didatangi OTK! Rampas 5 Tabung Gas Lalu Pukul dan Dorong Hingga Balitanya Jatuh ‎

Amir Hamzah Harahap - Minggu, 16 November 2025 18:55 WIB
IRT di Sidimpuan Didatangi OTK! Rampas 5 Tabung Gas Lalu Pukul dan Dorong Hingga Balitanya Jatuh ‎
analisamedan.com -‎Vivi Ramadhani Tanjung (35), seorang ibu di Kota Padangsidimpuan mengaku didatangi tiga orang di Lingkungan 2, Kelurahan Sidakkal, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.

‎Kronologi bermula pada Minggu (16/11/2024) sekitar pukul 07.45 WIB.

‎Saat itu, vivi yang lagi mengandung dan menggendong anak berusia 1,5 tahun ini tengah duduk untuk sarapan.

‎Tiba-tiba tiga orang datang langsung ribut mengungkapkan bahwa tabung gasnya 5 biji hilang berada dirumah tersebut yang merupakan kediaman orang tua korban.

‎"Mereka datang lalu mengatakan disininya rupanya tabung gasku. Saya heran dan bingung, kok ngomong gitu! jawabku. Lalu dia masuk kedalam rumah mengambil tabung gas 5 biji" Kata Korban Vivi.

‎Dirinya melanjutkan, tidak mengenal pelaku.

‎"Saya tidak kenal siapa itu, langsung masuk dan memukul tulangku lalu mendorongku yang lagi menggendong anak 1,5 tahun hingga terjatuh" ujarna.

‎Pelaku memukul paman korban yang kondisi buta.

‎"Dia pukul tulang itu langsung dimatanya. Anakku sampe jatuh hingga bibirnya pecah dan menangis ketakutan. Dia brutal sekali" urai vivi.

‎Sedangkan tabung gas yang dibawa tiga orang pelaku ini bukan miliknya.

‎"Itu tabung gas yang dirampasnya dari dalam rumah itu bukan milikku tapi jualan ibu. Dia bilang ada orang datang kewarungnya membawa tabung gas lima biji untuk di isi mengaku warga Padangmatinggi. Saya bingung apa urusannya kesaya dan tak kenal dia siapa" ungkap vivi menjelaskan.

‎Terkait tindakan tersebut, vivi sudah mendatangi Polres Pdangsidimpuan.

‎"Tadi saya ke Polres melapor. Jadi karena identitasku kemarin di Jakarta besok ke Capil mengurusnya untuk berkas laporan kembali besok pagi. Karena ngak mungkin orang tuaku pelapornya dia udah tua dan aku yang dituduh mereka" Kata vivi dengan wajah pucat saat diwawancara media.

‎Dirinya berharap agar tindakan ini tidak dialami oleh orang lain lagi.

‎"Harapannya tidak terjadi lagi kepada warga lain. Karena negeri kali. Baru kali ini dalam hidupku seperti ini" Harapnya.

‎Hingga berita ini diturun, korban dan keluarga akan mendatangi kembali Polres Padangsidimpuan guna membuat laporan.

Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru