UMI Medan Wisuda 438 Lulusan, Rektor : Lulusan Harus Cerdas, Religius dan Bermoral

Bardan - Kamis, 07 Mei 2026 17:11 WIB
UMI Medan Wisuda 438 Lulusan, Rektor : Lulusan Harus Cerdas, Religius dan Bermoral
analisamedan.com/dok
Kepala LLDikti wilayah 1 didampingi Rektor UMI Medan menyerahkan penghargaan kepada wisudawati yang berprestasi. Dan foto bersama anggota Senat.

analisamedan.com - Universitas Methodist Indonesia (UMI) Medan melaksanakan Wisuda Ahli Madya, Sarjana, Prosesi Dokter, dan Magister Periode I Tahun 2026 di Hotel Danau Toba Convention Hall, Kamis (7/5/2026).

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh sukacita dengan dihadiri civitas akademika, orang tua wisudawan, serta para tamu undangan.

Acara wisuda dibuka secara resmi oleh Rektor UMI Medan, Dr. Humuntal Rumapea, M. Kom melalui Sidang Terbuka Senat UMI Medan. Dalam prosesi tersebut, Rektor juga melantik seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan pada berbagai jenjang.

Kegiatan diawali dengan khutbah yang disampaikan Bishop Gereja Methodist Indonesia Wilayah I, Pdt. Antoni Manurung sebagai bentuk refleksi spiritual dan ungkapan syukur atas keberhasilan para lulusan menyelesaikan pendidikan di UMI Medan.

Dalam sambutannya, Rektor UMI Medan Dr. Humuntal Rumapea, M. Kom menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang dilantik. Ia berharap para lulusan mampu memperoleh pekerjaan yang layak sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, ciri khas lulusan UMI adalah cerdas, religius, dan bermoral sebagaimana nilai-nilai yang disampaikan dalam khutbah keagamaan. Karena itu, para lulusan diharapkan menjadi alumni yang tangguh dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan zaman.

Pada kesempatan tersebut, Rektor juga mengungkapkan rasa syukur atas capaian akademik UMI Medan. Ia menyebut Program Studi Manajemen baru saja memperoleh SK Akreditasi Unggul. Selain itu, UMI Medan secara institusi juga telah meraih Akreditasi Unggul, menyusul Fakultas Kedokteran yang sebelumnya lebih dahulu memperoleh predikat serupa.

"Yang lain masih baik sekali dan kita harapkan segera menyusul memperoleh Akreditasi Unggul. Inilah tekad kami para pimpinan dan dosen untuk terus meningkatkan kualitas UMI. Tahun ke tahun kita meningkatkan kualitas dan adanya akreditasi unggul ini membuktikan sudah melebihi standar," ujarnya.

Ketua YPGMI Wilayah I, Pdt. Binran Sipayung, S. Th mengatakan, gelar sarjana dan magister yang disandang para lulusan bukan sekadar hiasan nama, melainkan identitas keilmuan yang harus dijaga dengan sikap terhormat dan bermartabat.

Ia berpesan agar para wisudawan tidak cepat puas dengan ilmu yang diperoleh hingga menimbulkan kesombongan. Menurutnya, ilmu harus digunakan dalam kehidupan nyata demi meraih kesuksesan pribadi, keluarga, dan masyarakat.

"Kesuksesan kalian baru berarti apabila orang lain ikut merasakan kebahagiaan dan manfaat dari kesuksesan tersebut," pesannya.

Sebelumnya, Ketua Panitia, Prof. Dr. Ir. Ernita Panjaitan melaporkan, jumlah wisudawan dan wisudawati yang diwisuda sebanyak 438 lulusan. Rinciannya, Fakultas Sastra Program Studi Sastra Inggris sebanyak 21 lulusan, Fakultas Kedokteran Program Studi Profesi Dokter sebanyak 17 lulusan, Fakultas Pertanian Program Studi Agroteknologi 42 lulusan dan Agribisnis 35 lulusan.

Selanjutnya Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen sebanyak 196 lulusan, Akuntansi 68 lulusan, Manajemen Informatika 2 lulusan, Komputerisasi Akuntansi 1 lulusan, dan Ilmu Manajemen 1 lulusan. Sementara Fakultas Komputer Program Studi Teknik Informatika sebanyak 45 lulusan, Sistem Informasi 6 lulusan, serta Teknologi Informasi 4 lulusan. Dari total tersebut, sebanyak 44 lulusan berhasil meraih predikat cumlaude.

Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah I, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang menyampaikan apresiasi atas prestasi para wisudawan dan wisudawati.

Ia menyebut keberhasilan UMI Medan meraih Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Unggul merupakan capaian membanggakan. Dari 12 kampus unggul yang ada, UMI menjadi salah satu perguruan tinggi unggul yang berbasis nilai-nilai agama.

Menurutnya, pondasi pendidikan karakter, etika, moral, dan keimanan yang ditanamkan UMI menjadi modal penting bagi para alumni dalam membangun bangsa.

"Bangsa ini memerlukan manusia yang berkarakter, beretika, dan bermoral. Semua itu dilandasi oleh keimanan. Tanpa itu kita tidak akan menjadi apa-apa," katanya.



Editor
: Bardan
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru