Akibat Dimensia, Dua Jemaah Haji Asal Tapsel dan Tanjungbalai Dipulangkan
Setelah melalui beberrapa tahapan itu, kata Sitorus maka petugas PPIH Embarkasi Medan memutuskan apakah seorang calon jemaah haji asal Sumatera Utara sehat dan memiliki kampuan dan layak untuk diterbangkan ke Tanah Suci.
Menurut Ketua PPIH, keputusan membatalkan keberangkatan Jemaah tersebut tentunya demi kebaikan, kemashlahatan serta kelancaran proses pemberangkatan Jemaah haji yang menjadi tanggungjawab pemerintah dalam hal ini Kementerian Haji dan Umrah.
Apalagi perjalanan dari Bandara Internasional Kualanamu Deliserdang ke Bandara Internasional Amir Muhammad Bin Abdul Aziz Madinah membutuhkan waktu lebih dari delapan jam, sehingga kondisi Jemaah yang sehat dan mampu menunaikan haji menjadi prasyarat dalam berhaji.
Data PPIH Embarkasi Medan menyatakan sebanyak 5.990 calon haji, di antaranya 68 petugas haji kloter asal Sumatera Utara diberangkatkan pada 22 April hingga 11 Mei 2026.
Sampai pemberangkatan Kloter 11 Embarkasi Medan hari ini tercatat 3.947 calon haji, di antaranya 44 petugas atau 65,89 persen sudah tiba di Tanah Suci, dan 2.043 calon haji atau 34,11 persen masih di tanah air.
"In syaa Allah, tahun depan kalau perkembangan kesehatan yang membaik, maka mereka bisa diberangkatkan," tutur Zulkifli. (suhayri)
Asal Padangsidimpuan, Jemaah Kloter 12 Rawan Resti
Ketua PPIH Bersyukur Kartu Nusuk Diterima Jemaah di Embarkasi
Sambut Jemaah Kloter 10, Zulkifli Sitorus Ingatkan Empat Hal Penting Bagi Jemaah Haji
Ketua PPIH Embarkasi Medan Ingatkan Jemaah Haji Jaga Kesehatan
Zulkifli Sitorus: Jemaah Haji Harus Disiplin dan Kompak