KAI Divre I Sumut Sediakan 231 Ribu Kursi dan Siagakan Ratusan Personel Ekstra Amankan Mudik 2026
Untuk memanjakan penumpang, KAI menyediakan 12.876 tiket promo dengan potongan harga hingga 30%. Promo ini bersumber dari program stimulus ekonomi pemerintah serta Ramadan Festive 2026. Tak hanya itu, KAI juga membagikan takjil gratis di Stasiun Medan bagi penumpang pada periode 11–20 Maret.
Untuk memastikan dari sisi keselamatan perjalanan kereta api, telah disiapkan sebanyak 176 personel tambahan. Sejumlah petugas tambahan diantaranya 22 petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) Extra, 9 petugas Jaga Daerah Pengawasan (PJD) Extra serta 145 petugas Jaga Lintasan (PJL) Extra.
"Sebanyak 145 PJL ekstra dikerahkan untuk mengamankan 82 titik perlintasan sebidang yang belum memiliki palang pintu. Langkah ini guna mencegah kecelakaan lalu lintas seiring meningkatnya mobilitas kendaraan saat libur Idulfitri 1447 H," tambah Anwar.
Di samping itu untuk menjaga kemanan dan kenyamanan penumpang baik di stasiun maupun di jalur, KAI Divre I Sumatera Utara telah menyiagakan sebanyak 368 personil pengamanan. Dari jumlah tersebut 292 diantaranya merupakan pengamanan internal dari Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) dan Security, sedang 76 lainnya merupakan dukungan pengamanan dari kewilayahan baik dari TNI maupun Polri.
"Melalui persiapan yang matang, KAI Divre I Sumut berkomitmen menghadirkan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan selama mudik Lebaran 2026," pungkas Anwar. (imar)
Pasca Insiden di Perbaungan, KAI Divre I Sumut Perkuat Upaya Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Stasiun Perlanaan: Topang Mobilitas Warga Simalungun Bagian Timur dan Mendorong Roda Ekonomi
KAI Divre I Sumut Siagakan Pos Kesehatan di Empat Stasiun Utama, Hadirkan Perjalanan Kereta Api yang Aman dan Nyaman
Praktis dan Ramah Lingkungan, 69 Ribu Pelanggan KAI di Stasiun Medan Manfaatkan Face Recognition Selama Semester I 2026
140 Tahun Perkeretaapian di Sumatera Utara, Dari Jalur Perkebunan Menjadi Penggerak Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi