KAI Sumut Pangkas Pohon di 330 Titik Jalur KA Antisipasi Meningkatnya Curah Hujan
analisamedan.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mengintensifkan mitigasi risiko menghadapi cuaca ekstrem dengan melakukan penopingan pohon di sepanjang jalur kereta api. Langkah preventif ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan operasional akibat tingginya intensitas hujan dan angin kencang.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa hingga 3 Juni 2026, pihaknya telah melakukan penopingan di 330 titik rawan sepanjang tahun 2026.
"Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama. Karena itu, KAI secara rutin melakukan pemantauan dan penanganan terhadap vegetasi yang berpotensi mengganggu operasional seiring dengan meningkatnya curah hujan dan adanya angin kencang," ujar Anwar.
Anwar menjelaskan, penopingan dilakukan dengan memangkas dahan pohon yang menjulur ke arah rel. Upaya ini difokuskan untuk mencegah dahan patah atau pohon tumbang yang dapat menghalangi jalur ruang bebas, serta memastikan pandangan masinis tidak terganggu.
Kegiatan ini dikerjakan oleh petugas prasarana di berbagai lintas operasional dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan. Sejumlah wilayah dengan realisasi penopingan tertinggi hingga saat ini tercatat berada di wilayah Resor Teluk Dalam, Perlanaan, Siantar, dan Perbaungan, serta beberapa kawasan operasional lainnya yang memiliki vegetasi cukup rapat di sekitar jalur rel.
KAI Divre I Sumut Layani 235 Ribu Penumpang Selama Mei 2026, Naik 5 Persen
Sambut Libur Iduladha, KAI Sumut Sediakan 43.160 Tempat Duduk
Angkutan Petikemas di Sumatera Utara Tumbuh Konsisten, Dukung Efisiensi Logistik Nasional
30 Ribu Pelanggan Gunakan Kereta Api di Sumut Selama Libur Panjang
KAI Divre I Sumut Gelar Apel Safety Awareness: Pastikan Perjalanan Aman Jelang Libur Panjang