Komisi A DPRD Labura Kunker Ke PMI Sumut
Kunjungan kerja (Kunker) Komisi A DPRD Labura dipimpin Arif Ripai,
SP (Nasdem), didampingi Wiliater Marpaung (Gerindra), Perkasa Alamsyah Tanjung,
S.H, M.Kn (PBB) dan H. Amin Makmur, SE (Golkar), serta Alsaura Mahendra
Siahaan, SE (staf Komisi A) DPRD Labura.
Rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Labura
diterima Wakil Ketua PMI Sumut Dr. H.
Sakhyan Asmara, MSP mewiliki Ketua PMI Sumut DR. H. Rahmat Shah yang sedang
melaksakan ibadah umroh.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Pengurus PMI Sumut Chairil Siregar, S.H
(Ketua Bidang
Organisasi), Dr. M. Fitri Rahmadana, SE, M.Si (Ketua Bidang Anggota dan Relawan),
Al Amin Syahputra Pelis, SH (Bendahara) dan
dr. Maulana Baihakhi, M. Biomed, AIFO-K (Wakil Kepala UDD PMI Medan)
Dalam pertemuan itu, Pimpinan Rombongan Arif
Ripai menyampaikan keinginan DPRD Kab Labura untuk memberi dukungan kepada PMI
Labuhan Batu Utara agar dapat melaksanakan tugas misi kemanusiaan semaksimal
mungkin dan dapat dirasakan masyarakat manfaat keberadaan PMI di Labuhan Batu
Utara.
Arif juga menyampaikan bahwa selama ini
anggaran PMI tidak ada kepastian melekat pada dinas atau OPD. Oleh sebab itu
perlu ketegasan dan kejelasan guna memudahkan dalam pengajuan anggaran bagi PMI
daerah.
Arif menilai selama ini PMI Labura terkesan
hanya melaksanakan kegiatan rutin perkantoran. Artinya belum menunjukkan
kinerja sebagaimana visi dan misi yang diemban oleh PMI itu sendiri.
Oleh sebab itu, Komisi A DPRD Labura berkonsultasi dan meminta masukan dari PMI
Sumut agar kemudian dapat dijadikan sebagai rujukan dalam mengajukan saran dan
pendapat termasuk mengajukan anggaran kepada Pemerintah Kabupaten Labura.
Dengan demikian peran dan kinerja PMI Labura
dapat ditingkatkan. Lebih lanjut Arif menyatakan Pemkab Labura perlu memberi
dukungan penuh kepada PMI, baik dari
segi anggaran maupun dari segi penyusunan dan pelaksanaan program.
Merespons harapan dari Komisi A DPRD Labura, Wakil
Ketua PMI Sumut Sakhyan Asmara menjelaskan bahwa angaran PMI di daerah
hendaknya melekat pada Dinas Kesehatan setempat, karena kedua unit kerja itu
mempunya irisan program yang sangat kuat.
Sakhyan juga menjelaskan tentang
program-program yang dapat dilakukan oleh PMI di daerah. Selain melaksanakan tugas rutin manajemen
markas, PMI juga dapat melakukan kegiatan pelatihan-pelatihan relawan,
pembinaan relawan di sekolah-sekolah, perguruan tinggi dan tempat kerja,
mengirim delegasi untuk kegiatan-kegiatan PMI di luar daerah seperti kegiatan
Jambore, Musyawarah Kerja dan Musyawarah Daerah PMI, sosialisasi hidup sehat
terhindar dari bencana, kegiatan donor darah serta berbagai kegiatan
kemanusiaan lainnya.
Sakhyan menekankan bahwa sebagai pengurus PMI
dimanapun berada tidak boleh lepas dari ikatan untuk melaksanakan tujuh Prinsip Dasar Gerakan
Internasional Palang Merah dan Bulan
Sabit Merah yakni 1. Kemanusiaan (Humanity), 2. Kesamaan (Impartiality), 3.
Kenetralan (Neutrality) 4. Kemandirian (Independence), 5. Kesukarelaan (Voluntary
Service), 6. Kesatuan (Unity), dan 7. Kesemestaan (Universality).
Dengan berpegang teguh kepada tujuh prinsip
dasar tersebut dan melakukan sosialisasi ditengah-tengah masyarakat, maka
sesungguhnya kondisi seperti itulah yang diharapkan dalam membangunan nation and character building di
Indonesia dan di dunia internasional.
Pulang Kunker, Mobil Rombongan DPRD Medan Diterjang Banjir Rob
Kunker ke Puskesmas Binanga Palas, Ini Pesan Pj Bupati Ardan Noor
Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Terima Laporan Kunker DPRD, Akan Tindak Lanjuti Rekomendasi Berdasar Skala Prioritas
Komisi I DPRD Medan Kunker ke Mapolrestabes Medan
PMI Sumut dan Kodam I/BB Jalin Kerjasama dalam Memperkuat Sinergitas