Wanita Muda di Sidimpuan Jadi Korban Begal. Dianiaya, Diperkosa Dan Varionya Dilarikan

Amir Hamzah Harahap - Jumat, 22 Mei 2026 14:48 WIB
Wanita Muda di Sidimpuan Jadi Korban Begal. Dianiaya, Diperkosa Dan Varionya Dilarikan
analisamedan.com -Wanita muda "SN" (20) warga Warga Jalan Serma Lian Kosong, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan diduga menjadi korban penganiayaan, pemerkosaan dan pencurian dengan kekerasan.

Peristiwa ini terjadi pada Jum'at (22/05/2026) dini hari di Gang Amal, Kelurahan Tobat.

Dari keterangan keluarga korban, Ibnu Farhan Maikal bahwa saat itu korban "SN" akan pulang bekerja di Lingkungan Wek II dengan mengendarai vario.

Lalu dijalan berpapasan dengan terduga pelaku "AS" pria berusia 19 tahun warga Kelurahan Bincar yang juga rekan korban. Dengan modus meminta tolong untuk diantarkan menumpang kenderaan vario milik korban.

Tidak menaruh curiga, korbanpun bersedia mengantarkan "AS" yang ternyata sang psikopat.

"Saat itu dia meminta untuk diantarkan ke Kelurahan Tobat untuk sesuatu urusan mendesak. Lalu rekannya itu diantarkan dengan dibonceng" Kata Farhan keluarga korban.

Sesampainya di kawasan Kampung Tobat, pelaku meminta masuk kesalah satu gang kecil yang kondisinya saat itu sangat sepi dan gelap.

Disituasi inilah situasi berubah drastis dalam sekejap mata. Sosok yang sedari tadi dianggap teman itu ternyata sangat bengis dan berbahaya.

"Begitu masuk ke gang yang sepi itu, tiba-tiba menyerang korban dari belakang. Ia memukul, mencekik leher korban hingga sulit bernapas, lalu melakukan kekerasan fisik yang sangat parah. Belum cukup sampai di situ, pelaku juga diduga melakukan tindak kekerasan seksual atau pemerkosaan terhadap korban dalam keadaan tak berdaya. Di akhir aksinya, pelaku memukul bagian kepala korban dengan keras hingga akhirnya SN pingsan dan tidak sadarkan diri sepenuhnya," Ujar Farhan Maikal menceritakan kronologi yang didapatkan langsung dari keterangan korban sebelum kondisinya memburuk.

Ketika korban kembali sadar dan membuka matanya, suasana di sekitar lokasi kejadian sudah senyap dan kosong. Sosok "AS" alias sudah menghilang begitu saja, bersamaan dengan hilangnya sepeda motor Honda Vario yang dikendarai korban, satu unit telepon genggam serta dompet berisi uang tunai dan dokumen pribadi penting milik korban.

"Korban yang saat itu dalam kondisi lemas, penuh luka, dan trauma luar biasa, berusaha meminta pertolongan dengan suara terbata-bata. Tidak lama kemudian, ada warga yang kebetulan melintas dan menemukan korban tergeletak di pinggir jalan dalam keadaan mengenaskan. Lalu warga segera menolong dan membawa korban ke Polres Padangsidimpuan untuk melaporkan kejadian tersebut" Urainya.

Kemudian segera dirujuk dan dibawa ke Rumah Sakit TNI untuk mendapatkan penanganan medis.

Keluarga dan Rekan Kerja Desak Polisi Bertindak Cepat, Identitas Pelaku Sudah Jelas

"Kami mewakili keluarga dan teman-teman kerja korban, memohon perhatian serius dari Bapak Kapolres dan seluruh jajaran. Anggota kami telah menjadi korban begal, diperkosa, dan barang-barangnya dirampas paksa. Yang paling penting, kami sudah tahu siapa pelakunya, kenal baik bahkan. Kami minta polisi segera bertindak, jangan biarkan ia kabur atau mengulangi kejahatannya ke orang lain lagi. Saat ini korban belum bisa membuat laporan resmi karena masih lemah dan dirawat terus di RS TNI," tegas Ibnu Farhan Maikal mewakili keluarga korban.

Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru