Program Makan Bergizi Gratis di SD Islam Utsman Bin Affan Dukung Peningkatan Gizi Siswa

Gustan Pasaribu - Jumat, 16 Januari 2026 14:04 WIB
Program Makan Bergizi Gratis di SD Islam Utsman Bin Affan Dukung Peningkatan Gizi Siswa
dokumenanalisamedan.com
Tim mahasiswa STIKP Medan yang terlibat dalam kunjungan tersebut terdiri dari Intan Savira, Bunga Safitri, Filza Aulia, Riza Amanda, Radiyta Pratama, dan Chelsi Olivia.

analisamedan.com -Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai direalisasikan secara bertahap di berbagai daerah. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok penerima manfaat lainnya, sebagai bagian dari investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul.

Di Kota Medan, MBG mulai disalurkan pada 1 Agustus 2025 kepada siswa SD Islam Utsman Bin Affan. Menu makanan yang diberikan dinilai telah memenuhi standar gizi seimbang, terdiri dari susu, buah-buahan, daging sapi, dan ayam, yang disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi anak usia sekolah.

Kepala SD Islam Utsman Bin Affan, Irsan Rashidi, menjelaskan bahwa proses penyaluran MBG dilakukan secara terstruktur dan akuntabel. Setiap pagi, petugas pengantar MBG menyerahkan makanan kepada pihak sekolah disertai bukti penerimaan, sebelum kemudian didistribusikan kepada para siswa.

"Distribusi dilakukan dengan tertib dan diawasi langsung oleh pihak sekolah agar makanan benar-benar diterima dan dikonsumsi oleh siswa," ujar Irsan, Jumat (16/1/2026)

Ia juga menambahkan bahwa sebelum makanan dibagikan, pihak sekolah terlebih dahulu melakukan pendataan terkait alergi makanan pada siswa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan siswa dalam mengonsumsi makanan yang disediakan.

"Anak-anak yang memiliki alergi tertentu sudah didata sejak awal, sehingga mereka bisa memilah atau mendapatkan penyesuaian makanan," jelasnya.

Terkait pelaksanaan MBG pada bulan Ramadan, Irsan menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari pemerintah. Namun, jika program tetap berjalan selama bulan puasa, kemungkinan besar MBG akan diberikan dalam bentuk makanan kering, seperti roti, kurma, dan susu, bukan makanan basah.

Sementara itu, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIKP) Medan turut melakukan kunjungan ke SD Islam Utsman Bin Affan untuk melihat secara langsung proses penyaluran MBG. Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman mengenai manfaat program MBG bagi siswa dan masyarakat, sekaligus memastikan pelaksanaannya telah sesuai dengan ketentuan dan kebijakan pemerintah.

Tim mahasiswa STIKP Medan yang terlibat dalam kunjungan tersebut terdiri dari Intan Savira, Bunga Safitri, Filza Aulia, Riza Amanda, Radiyta Pratama, dan Chelsi Olivia.

Program MBG sendiri menjadi bagian dari kebijakan nasional pemerintah dalam upaya menekan angka stunting, meningkatkan konsentrasi belajar siswa, serta menciptakan generasi yang sehat dan berdaya saing. Pemerintah menargetkan program ini berjalan secara berkelanjutan dengan pengawasan ketat agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru