Tim Monev MUI Pusat Apresiasi Kinerja MUI Sumut

Sugiatmo - Kamis, 24 September 2026 10:16 WIB
Tim Monev MUI Pusat Apresiasi Kinerja MUI Sumut
analisamedan.com/dok
Ketua Umum MUI Sumut, H Maratua Simanjuntak didampingi pengurus memberikan sambutan ketika menerima Tim Monev MUI Pusat di Aula MUI Sumut, Rabu (23/9/2026)

analisamedan.com - Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) MUI Pusat memberikan apresiasi atas capaian kinerja yang dilaksanakan jajaran MUI Sumatera Utara meski tidak mendapatkan dukungan anggaran pembinaan dari pemerintah.
"MUI Sumut memang luar biasa karena kegiatan tetap terlaksana meski tidak didukung dana pemerintah," kata Ketua Bidang Seni Budaya MUI Pusat, Buya Drs. H. Pasni Rusli di Aula MUi Sumut, Rabu (23/9/2026).

Dia menyampaikan itu usai menggelar Monev juga berharap jajaran MUI Sumut dapat terus memperkuat kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai pihak, sehingga seluruh program kerja yang merupakan tugas pokok dan fungsi MUI dapat terlaksana dengan baik juga maksimal.

"Dukungan pengurus yang kuat ditambah Wantim yang terus menerus memberikan atensi serta stakeholder lainnya yang aktif memberikan dukungan menjadi tenaga besar agar program kerja dapat terlaksana maksimal," kata Pasni.
Kemudian Pasni juga meminta kepada MUI Sumut untuk memperkuat pemanfaatan media sosial dan teknologi informasi sebagai bagian integral penguatan dakwah kepada umat.

Sementara Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara Dr. H. Maratua Simanjuntak, MA, memaparkan kinerja dilaksanakan meski tanpa biaya, tapi dapat berjalan dengan sukses. Pembiayaan sepenuhnya oleh para dermawan (aqniya).

Tim Monitoring dan Evaluasi MUI Pusat yang hadir terdiri dari Prof. Dr. H. Faisal Nasar Bin Madi, MA., selaku Ketua Bidang Pendidikan MUI Pusat; , selaku Ketua MUI Bidang Seni Budaya; serta Miftah Huda, S.Pd.I., M.E.Sy., sebagai Tim Monitoring dan Evaluasi MUI Pusat.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran MUI Pusat, pimpinan bidang dan komisi MUI Sumatera Utara, serta sejumlah unsur pimpinan lembaga dan organisasi di Sumatera Utara. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian penguatan kerja sama kelembagaan, termasuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Dr. H. Maratua Simanjuntak, MA, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang dilakukan MUI Pusat. Ia menyebut kegiatan tersebut penting untuk melihat perkembangan program sekaligus memperkuat koordinasi antara MUI Pusat dan MUI Sumatera Utara.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Salman Alfarisi, LC, MA Kepala Kanwil Agama Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, Ketua Baznas Sumatera Utara, Prof. Dr. Mohd Hatta, Ketua FKUB Sumatera Utara, Drs. Hatta Siregar, SH, M.Si, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sumatera Utara, Prof. Dr. Agussani, M.A.P serta lainnya.

Buya Maratua menyampaikan bahwa MUI Sumatera Utara pada tahun sebelumnya berhasil memperoleh peringkat ketiga tingkat nasional dalam penilaian yang dilakukan MUI Pusat. Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan kinerja kelembagaan yang terus dikembangkan.

Maratua juga menyampaikan bahwa berbagai kegiatan MUI Sumatera Utara selama ini mendapat dukungan dari para aghniya dan muhsinin di Sumatera Utara. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai program keumatan yang dilaksanakan MUI Sumut.

Maratua turut menyoroti keberadaan Pendidikan Tinggi Kader Ulama (PTKU) MUI Sumatera Utara sebagai salah satu program pendidikan yang menjadi bagian dari kegiatan MUI Sumut. PTKU diarahkan sebagai wadah kaderisasi ulama yang memiliki kapasitas keilmuan dan kemampuan untuk berkontribusi di tengah masyarakat.

Selain penguatan internal, MUI Sumatera Utara juga terus membangun jejaring kelembagaan melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Sepanjang 2026, MUI Sumut telah melakukan sejumlah Memorandum of Understanding (MoU) dengan lembaga dan institusi lain sebagai bagian dari upaya memperluas sinergi dalam pelaksanaan program keumatan.

Monitoring dan evaluasi MUI Pusat tersebut diharapkan menjadi ruang untuk melihat capaian program, mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diperkuat, serta menyusun langkah pengembangan kelembagaan MUI Sumatera Utara ke depan.
Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sumatera Utara, Prof. Dr. Agussani, M.AP., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) MUI Pusat harus menjadi momentum untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat, serta memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan amanah dan ketentuan organisasi.

Atas nama Dewan Pertimbangan MUI Sumut, Prof. Agussani menyambut kedatangan Tim Monev MUI Pusat. Menurutnya, kegiatan monitoring dan evaluasi tidak semata-mata berkaitan dengan aspek administratif, tetapi juga menjadi sarana untuk melihat capaian, melakukan introspeksi, dan memperbaiki berbagai hal yang masih perlu diperkuat.

Prof. Agussani menegaskan bahwa MUI merupakan rumah besar para ulama, zuama, dan cendekiawan Muslim yang memiliki tanggung jawab strategis dalam membimbing umat, memberikan pencerahan keagamaan, serta ikut memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan.

Karena itu, ia mendorong MUI untuk terus membangun organisasi yang kuat, profesional, responsif, dan dekat dengan kebutuhan umat.

Dalam konteks Sumatera Utara, Prof. Agussani juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara MUI Pusat, MUI Provinsi, MUI Kabupaten/Kota, organisasi kemasyarakatan Islam, pesantren, perguruan tinggi, lembaga keuangan syariah, dan dunia usaha.

Khusus dalam bidang pemberdayaan ekonomi umat, ia berharap MUI Sumut terus mengembangkan program yang mampu mendorong perubahan kondisi ekonomi masyarakat, antara lain dari mustahik menjadi muzakki, dari konsumen menjadi produsen, serta dari pelaku usaha kecil menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing.

Terkait pelaksanaan Monev, Prof. Agussani berharap kegiatan tersebut menghasilkan evaluasi yang objektif terhadap pelaksanaan program dan tata kelola MUI Sumut, sekaligus memberikan rekomendasi konkret untuk peningkatan kinerja organisasi.

Ia juga berharap Monev dapat memperkuat koordinasi antara MUI Pusat dan MUI Sumut, menyamakan persepsi terhadap program strategis MUI, memperkuat kaderisasi dan regenerasi ulama serta pengurus, serta mendorong lahirnya program yang lebih menyentuh kebutuhan nyata masyarakat. (suhayri)


Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru